BANJARMASINKALSELOPINIPEMERINTAHANTECHNO

Gubernur Kalsel Inginkan SKPD Tanggap Hadapi Isu di Media

494

Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melalui Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, mengingatkan, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kalsel untuk tanggap dalam menghadapi isu di media.

Hal itu disampaikan dalam acara Penandatangan Komitmen Ber­sama Respons Isu dan FGD Rekomendasi Isu “Isu Mau Dibawa Ke Mana?”, di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Selasa (5/9).

“SKPD wajib menanggapi isu yang terkait dengan SKPD masing-masing, melalui media yang sama yang meng­infor­masikan isu agar pemberitaannya berimbang,” pesan Paman Birin.

Paman Birin juga meng­inginkan adanya laporan terkait pengelolaan isu dari tiap-tiap SKPD agar respons terhadap isu-isu terkait Kalsel pada khususnya tidak ada yang luput dari perhatian.

“Kedepan, saya ingin dikolom laporan itu ada batas tindak lanjut, hal itu harus dilaporkan di hari setelahnya. Jadi SKPD mana yang tidak menin­daklanjutkan akan dilaporkan agar menjadi atensi,” ingatnya.

Terselenggaranya acara ini diharapkan dapat menyamakan persepsi seluruh Kepala SKPD untuk memberikan perhatian khusus terhadap isu-isu yang berkembang di media.

H M Muslim selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel, juga mengatakan hal yang sama.

“Kegiatan ini diadakan dalam rangka menyamakan persepsi terhadap pentingnya pengelolaan isu yang beredar di masyarakat dan untuk memberikan respon tindak lanjut yang dirilis melalui berbagai media,” ujarnya.

Diketahui, sebanyak 49 pe­rangkat daerah dan 13 Disko­minfo kabupaten/kota se-Kalsel yang melakukan penandatanganan ko­mitmen bersama terkait respon isu, penandatanganan komitmen ini disaksikan langsung Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar.

Adapun sejumlah nara­sumber yang berhadir pada Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Isu Mau Dibawa Kemana?” adalah Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komu­nikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah II Keme­n­terian Dalam Negeri, Staf Ahli Gubernur Kalsel serta Pakar Komunikasi Publik dari Uni­versitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin.

Diakhir acara, Roy Rizali Anwar menyampaikan harapannya agar Pemprov Kalsel melalui SKPD dapat merespon isu-isu untuk menciptakan suasana kondusif di Kalsel, terutama jelang pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024.

“Kita hendaknya bisa meres­pon isu-isu khususnya isu-isu negatif agar dapat menciptakan suasana kondusif di Kalsel, apalagi mendekati Pemilu harus benar-benar intens untuk menge­lola isu, sehingga marwah Pemda bisa terjaga,” harapnya.

Sejumlah Kepala SKPD yang berhadir tersebut adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Cata­tan Sipil, Direktur RSUD HM Anshari Shaleh, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Kepala Dina Lingkungan Hidup.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Ko­minfo Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Tapin serta Direktur Rumah Sakit Umum Jiwa Sambang Lihum. (mckalsel/zy)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pansus DPRD Kalsel Mulai Usut Distribusi BBM Bersubsidi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Provinsi...

Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Komunikasi Publik di Era Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menegaskan pentingnya pemahaman,...

Public Communication Summit 2026, DPRD Kalsel Tekankan Pentingnya Pengelolaan Isu

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rais Ruhayat,...

Jaga Kepercayaan Publik, Diskominfotik Banjarmasin Perkuat Sinergi Komunikasi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik...