Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melalui Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, mengingatkan, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kalsel untuk tanggap dalam menghadapi isu di media.
Hal itu disampaikan dalam acara Penandatangan Komitmen Bersama Respons Isu dan FGD Rekomendasi Isu “Isu Mau Dibawa Ke Mana?”, di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Selasa (5/9).
“SKPD wajib menanggapi isu yang terkait dengan SKPD masing-masing, melalui media yang sama yang menginformasikan isu agar pemberitaannya berimbang,” pesan Paman Birin.
Paman Birin juga menginginkan adanya laporan terkait pengelolaan isu dari tiap-tiap SKPD agar respons terhadap isu-isu terkait Kalsel pada khususnya tidak ada yang luput dari perhatian.
“Kedepan, saya ingin dikolom laporan itu ada batas tindak lanjut, hal itu harus dilaporkan di hari setelahnya. Jadi SKPD mana yang tidak menindaklanjutkan akan dilaporkan agar menjadi atensi,” ingatnya.
Terselenggaranya acara ini diharapkan dapat menyamakan persepsi seluruh Kepala SKPD untuk memberikan perhatian khusus terhadap isu-isu yang berkembang di media.
H M Muslim selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel, juga mengatakan hal yang sama.
“Kegiatan ini diadakan dalam rangka menyamakan persepsi terhadap pentingnya pengelolaan isu yang beredar di masyarakat dan untuk memberikan respon tindak lanjut yang dirilis melalui berbagai media,” ujarnya.
Diketahui, sebanyak 49 perangkat daerah dan 13 Diskominfo kabupaten/kota se-Kalsel yang melakukan penandatanganan komitmen bersama terkait respon isu, penandatanganan komitmen ini disaksikan langsung Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar.
Adapun sejumlah narasumber yang berhadir pada Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Isu Mau Dibawa Kemana?” adalah Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah II Kementerian Dalam Negeri, Staf Ahli Gubernur Kalsel serta Pakar Komunikasi Publik dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin.
Diakhir acara, Roy Rizali Anwar menyampaikan harapannya agar Pemprov Kalsel melalui SKPD dapat merespon isu-isu untuk menciptakan suasana kondusif di Kalsel, terutama jelang pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024.
“Kita hendaknya bisa merespon isu-isu khususnya isu-isu negatif agar dapat menciptakan suasana kondusif di Kalsel, apalagi mendekati Pemilu harus benar-benar intens untuk mengelola isu, sehingga marwah Pemda bisa terjaga,” harapnya.
Sejumlah Kepala SKPD yang berhadir tersebut adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Direktur RSUD HM Anshari Shaleh, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Kepala Dina Lingkungan Hidup.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Tapin serta Direktur Rumah Sakit Umum Jiwa Sambang Lihum. (mckalsel/zy)



Leave a comment