KALSELTAPIN

Rumah Dihantam Tongkang Tanda Tata Kelola Lalu Lintas Air Buruk

527

TAPIN – Menyusul peristiwa tongkang batubara yang menabrak rumah warga di Desa Keladan, Kecamatan Candi Laras Utara, Tapin, Anggota Komisi IV DPRD Kalsel Wahyudi Rahman menyebut tata kelola, fasilitas dan pengawasan lalulintas air di Banua ini buruk.

Sedikitnya 35 rumah hancur akibat peristiwa yang terjadi Sabtu (22/4) tersebut, bersamaan dengan perayaaan Hari Raya Idul Fitri 2023.

“Ini kejadian berulang. Masyarakat dirugikan. Menjadi korban investasi. Syukurnya tidak ada korban jiwa. Akibat kelalaian dan kurangnya pengawasan menjadi penyebab,” katanya.

Wahyudi Rahman mengingatkan agar Dishub Kalsel, KSOP Banjarmasin, BPTD XV Kalsel, dan perusahaan pemilik tongkang bertanggung jawab atas masalah ini.

“Jangan nanti saling lempar tangung jawab dan saling menyalahkan. Buruknya tata kelola, fasilitas dan pengawasan lalulintas air jadi catatan merah,” katanya. (*)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

BERKAH BORNEO MOTOR Hadir di Banjarmasin, Motor Berkualitas dengan Proses Mudah

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – BERKAH BORNEO MOTOR hadir sebagai showroom motor bekas terpercaya...

Gubernur Pemprov Kalsel, H. Muhidin Resmi Buka Banua Rally 2026 di Kalsel

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Deru mesin dan semangat adrenalin mewarnai pembukaan Banua Rally...

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK Dukung Penuh Kejurnas Banua Rally 2026

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, menghadiri pembukaan...

Gubernur Pemprov Kalsel, H. Muhidin Tekankan Penempatan ASN Sesuai Kompetensi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan pentingnya penempatan sumber...