BANJARBARU – Kasus pembuangan bayi yang marak terjadi di Banjarbaru menjadi atensi berbagai pihak. Salah satunya Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru.
Nurkhalis Anshari mengaku prihatin atas fenomena ini. Bahkan tak tanggung-tanggung, ia menilai perbuatan tersebut merupakan tindakan biadab.
“Ini tidak dibenarkan. Maka dari itu, kita meminta pelaku pembuangan bayi segera ditelusuri,” ucapnya, Selasa (25/4).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyoroti soal kurangnya edukasi seks pada kalangan remaja di Banjarbaru. Menurut dia, hal ini salah satu persoalan yang melatarbelakangi maraknya hubungan seks di luar nikah.
Oleh karena itu, ia meminta, SKPD terkait seperti Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pengendalian Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPMPPA) Banjarbaru untuk melakukan koordinasi.
“Dua SKPD ini harus berkoordinasi mencari orang tua kandung dari bayi itu. Hal ini untuk memastikan status dari bayi; apakah anak terlantar atau bukan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Khalis juga meminta kepolisian untuk segera menyelidiki kasus pembuangan bayi. “Karena yang memiliki kewenangan penyidikan adalah polisi,” pungkasnya.

Leave a comment