BANJARBARUPemko Banjarbaru

Dari Rumah, Warga Banjarbaru Ubah Sampah Jadi Berkah

10

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Langkah nyata perubahan pengelolaan sampah di Kota Banjarbaru mulai terlihat. Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, turun langsung menemui warga di RT 33 RW 07, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kamis (23/4). Kunjungan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menegaskan arah kebijakan baru: pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga.

Di tengah keterbatasan fasilitas Tempat Penampungan Sementara (TPS), warga justru mampu berinovasi. Sejak Juli 2025, mereka menjalankan program MARKISSA (Mari Kita Sedekah Sampah). Program ini mengajak warga mengumpulkan sampah nonorganik, seperti plastik, untuk diolah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Selain mengurangi jumlah sampah, program ini juga membantu meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

Tak hanya itu, warga juga mengembangkan program SUSTER (Sumur Komposter Sanitasi). Melalui sumur komposter sedalam satu meter, sampah organik diolah langsung di lingkungan menjadi bahan yang lebih bermanfaat. Cara ini sekaligus mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Wali Kota Lisa menegaskan bahwa kunjungannya merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan pengelolaan sampah dari sumbernya.

“Saya ingin memastikan semangat pengelolaan sampah dari rumah benar-benar berjalan. Apa yang dilakukan warga di sini membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk berinovasi,” ujarnya.

Ketua RT 33 RW 07, Yoni Setiawan, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran wali kota menjadi bukti bahwa upaya warga mendapat perhatian.

“Kami bangga karena kerja nyata kami diperhatikan. Ini memotivasi kami untuk terus konsisten,” katanya.

Menariknya, kunjungan ini berlangsung tanpa persiapan khusus. Warga tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, menunjukkan bahwa program tersebut sudah menjadi kebiasaan, bukan sekadar pencitraan.

Setelah dari Landasan Ulin dan Liang Anggang, Wali Kota Lisa melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Banjarbaru Selatan. Di Jalan Pandawa, Komplek Citra Berlian, Kelurahan Guntung Paikat, ia meninjau langsung penggunaan drum komposter oleh warga.

Kunjungan ini bertujuan melihat sejauh mana pemilahan sampah di tingkat rumah tangga berjalan, sekaligus memastikan program ini terus berlanjut.

“Pemilahan sampah harus dimulai dari rumah. Ini bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa perubahan kebiasaan memang membutuhkan waktu, tetapi jika dilakukan terus-menerus, akan menjadi budaya.

Lurah Guntung Paikat, Reza Pahlevi, menyebut kunjungan ini sebagai momentum penting. Bersama warga, pihak kelurahan juga menggelar sosialisasi pengelolaan sampah dengan menghadirkan Sudaryono, yang telah berpengalaman sejak 2012.

“Kami ingin gerakan ini semakin luas. Warga sudah terbiasa memilah sampah dari rumah,” kata Sudaryono.

Saat ini, 11 RT telah dijadikan wilayah percontohan dan ke depan program ini akan diperluas secara bertahap. Kebutuhan sarana seperti komposter dan sistem pemilahan sampah juga mulai dipetakan sesuai kebutuhan warga.

Camat Banjarbaru Selatan, Muhammad Firmansyah, menilai kunjungan wali kota membawa semangat baru bagi gerakan lingkungan.

“Antusiasme warga, terutama ibu-ibu, sangat tinggi. Ini menjadi modal besar untuk menjadikan pemilahan sampah sebagai kebiasaan bersama,” ujarnya.

Kunjungan ini menegaskan bahwa perubahan pengelolaan sampah di Banjarbaru kini tidak lagi hanya berfokus pada tahap akhir, tetapi dimulai dari rumah tangga sebagai sumber utama. (ms)

Related Articles

Pemko Banjarbaru Percepat Digitalisasi Kinerja Lewat e-SAKIP Pro

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat transformasi digital dalam birokrasi...

Pemko Banjarbaru Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Bantuan ZMART

RETORIKABANUA.ID, Banjarbarun – Pemerintah Kota Banjarbaru bersama BAZNAS Kota Banjarbaru kembali menunjukkan...

Offroad SBOX 2026 Resmi Dimulai di Banjarbaru

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Suara deru mesin kendaraan 4×4 menggema di Lapangan Dr....

Semangat Kartini Hidup di Banjarbaru

RETORIKABANUA.ID, Banjararu – Setiap tanggal 21 April, masyarakat Indonesia memperingati Raden Ajeng...