KALSELTAPIN

Rumah Dihantam Tongkang Tanda Tata Kelola Lalu Lintas Air Buruk

561

TAPIN – Menyusul peristiwa tongkang batubara yang menabrak rumah warga di Desa Keladan, Kecamatan Candi Laras Utara, Tapin, Anggota Komisi IV DPRD Kalsel Wahyudi Rahman menyebut tata kelola, fasilitas dan pengawasan lalulintas air di Banua ini buruk.

Sedikitnya 35 rumah hancur akibat peristiwa yang terjadi Sabtu (22/4) tersebut, bersamaan dengan perayaaan Hari Raya Idul Fitri 2023.

“Ini kejadian berulang. Masyarakat dirugikan. Menjadi korban investasi. Syukurnya tidak ada korban jiwa. Akibat kelalaian dan kurangnya pengawasan menjadi penyebab,” katanya.

Wahyudi Rahman mengingatkan agar Dishub Kalsel, KSOP Banjarmasin, BPTD XV Kalsel, dan perusahaan pemilik tongkang bertanggung jawab atas masalah ini.

“Jangan nanti saling lempar tangung jawab dan saling menyalahkan. Buruknya tata kelola, fasilitas dan pengawasan lalulintas air jadi catatan merah,” katanya. (*)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Ekonomi Tumbuh, PDI Perjuangan Dorong Kalsel Kurangi Ketergantungan pada Batu Bara

BANJARMASIN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Selatan mendorong pemerintah...

Pansus DPRD Kalsel Kaji Distribusi BBM Bersubsidi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mengupayakan perbaikan distribusi...

Hari Jadi ke-500 Banjarmasin, Bang Dhin Dorong Pembenahan Kota Sungai

BANJARMASIN – Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan sekaligus anggota DPRD Kalsel,...

Di Tengah Hari Jadi ke-500, Bang Dhin Soroti Gangguan Air Bersih di Banjarmasin

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan...