KALSELTAPIN

Rumah Dihantam Tongkang Tanda Tata Kelola Lalu Lintas Air Buruk

555

TAPIN – Menyusul peristiwa tongkang batubara yang menabrak rumah warga di Desa Keladan, Kecamatan Candi Laras Utara, Tapin, Anggota Komisi IV DPRD Kalsel Wahyudi Rahman menyebut tata kelola, fasilitas dan pengawasan lalulintas air di Banua ini buruk.

Sedikitnya 35 rumah hancur akibat peristiwa yang terjadi Sabtu (22/4) tersebut, bersamaan dengan perayaaan Hari Raya Idul Fitri 2023.

“Ini kejadian berulang. Masyarakat dirugikan. Menjadi korban investasi. Syukurnya tidak ada korban jiwa. Akibat kelalaian dan kurangnya pengawasan menjadi penyebab,” katanya.

Wahyudi Rahman mengingatkan agar Dishub Kalsel, KSOP Banjarmasin, BPTD XV Kalsel, dan perusahaan pemilik tongkang bertanggung jawab atas masalah ini.

“Jangan nanti saling lempar tangung jawab dan saling menyalahkan. Buruknya tata kelola, fasilitas dan pengawasan lalulintas air jadi catatan merah,” katanya. (*)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Bang Dhin: Pramuka dan Pemuda Kalsel Harus Jadi Pelaku Utama di Era Digital

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P.,...

DPRD Kalsel Perkuat Sinergi Pembangunan di Hari Jadi ke-76

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – DPRD Kalsel menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari...

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK Pesan Bintara Baru TNI AD Jaga Profesionalisme

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan...

Pansus DPRD Kalsel Dalami Distribusi BBM Bersubsidi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM DPRD Provinsi Kalimantan...