KOTABARU – Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis menegaskan akan keluar dari Tim Kompensasi dari perusahaan Group SILO Rp700 miliar.
“Kami menarik diri agar fungsi kami di DPRD Kotabaru betul-betul melakukan pengawasan secara intensif dalam kegiatan itu,” kata Syairi Mukhlis, Senin (31/10).
Ia menegaskan, Tupoksi dewan dalam hal ini adalah pengontrol dan pengawas terkait dana kompensasi. Ketika menjadi bagian dari tim berarti fungsi itu akan hilang dan lemah.
“Ada beberapa masukan dari anggota, namun dirasa kurang tepat sebagai bagian dari tim kompensasi itu,” ucapnya.
Syairi juga menegaskan segera melakukan rapat internal dengan anggota di DPRD, sekaligus memanggil tujuh fraksi yang ada. Jika dalam rapat tersebut tidak ditemukan kesepakatan, maka akan diambil voting. (*)

Leave a comment