BANJARMASIN – Puluhan sopir truk yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) kembali mendatangi Kantor Pertamina di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Rabu (9/3) siang.
Mereka datang dengan membawa langsung angkutan mereka dan melintas di depan sana.
Kedatangan puluhan sopir organda ini kembali dipicu sulitnya mereka untuk mendapatkan BBM jenis solar.
Mereka juga menyampaikan perihal temuan di lapangan yang mana untuk mendapatkan solar subsidi harus terjadi antrean yang panjang, juga stoknya sendiri cepat habis.
Bahkan tak ditampik pula pihak Organda menyebut acap kali menemukan pelangsir saat mengantre solar subsidi.
Untuk itu, guna memudahkan para sopir organda mendapatkan solar, mereka meminta adanya jalur khusus yang disediakan untuk anggota angkutan darat
“Yang kami harapkan anggota kami lancar mencari BBM, ekonomi lancar, kami sudah banyak menemukan penyimpangan, pelangsir banyak, kami tidak menyalahkan kiri kanan, permintaan kami disediakan pompa khusus, 60 persen itu dibeli oleh angkutan darat, kita bayar tidak minta,” ucap Ketua Organda Kalsel Edi Sucipto.
Aksi ini langsung dihadiri dan didengar Sales Area Manager Kalsel-Teng PT Pertamina, Drestanto Nadiwardhana.
Ia menyebut jika kebijakan penyaluran BBM subsidi dilakukan melalui jalur khusus, harus seiring dengan adanya aturan tertulis dari pemerintah, baik pusat atapun daerah.
“Kami akan menjalankan aturan pemerintah pusat atau daerah, supaya penyaluran BBM subsidi ini dapat dijalankan. Kalau ada aturan dari pemko, pertamina menyediakan jalur khusus tentu akan kita laksanakan, stok aman, yang subsidi ada kuotanya dari pemerintah, penentuan kuota dari BPH Migas,” tuturnya. (nn)



Leave a comment