BANJARMASINPemko Banjarbaru

Wali Kota Banjarmasin Serukan Kebangkitan Nyata di Harkitnas ke-117: “Bersahaja, Berpihak, dan Berkelanjutan”

196

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Suara langkah kaki para aparatur sipil negara (ASN) menggema di halaman Balai Kota Banjarmasin, Senin (19/5), saat mereka mengikuti apel peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117. Namun apel ini bukan sekadar seremoni rutin Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menjadikannya panggung seruan perubahan.

Mengusung tema “Menuju Kebangkitan Nasional yang Bersahaja, Berpihak, dan Berkelanjutan”, Wali Kota mengajak seluruh warga untuk menanggapi semangat kebangkitan secara lebih konkret dan relevan dengan tantangan zaman.

“Jangan terjebak romantisme masa lalu. Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya mengenang Budi Utomo, tapi soal bagaimana kita menjawab tantangan hari ini,” ujar Yamin saat membacakan sambutan resmi Menteri Komunikasi dan Informatika RI.

Dalam pidato tersebut, pemerintah pusat menegaskan bahwa kebangkitan nasional sejati dimulai dari hal-hal paling mendasar, seperti ketersediaan pangan, ketenangan hidup dan kebebasan berpikir.

“Dalam 150 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo–Gibran, semuanya dimulai dari kebutuhan dasar masyarakat. Karena kami percaya, kebangkitan besar dimulai dari perut yang kenyang dan hati yang lapang,” kutip Yamin.

Apel yang diikuti seluruh ASN Pemkot Banjarmasin ini tidak hanya diwarnai oleh kehadiran fisik, tetapi juga oleh komitmen kuat Pemerintah Kota untuk menjadikan semangat Harkitnas sebagai dasar kebijakan yang berpihak pada rakyat.

“Kami tidak ingin hanya menjadi penonton dalam perubahan global. Kita harus aktif, adaptif, dan berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan,” tegas Yamin.

Ia juga menyoroti ancaman disrupsi teknologi dan pentingnya kedaulatan digital, menekankan bahwa Banjarmasin harus siap memimpin perubahan, bukan hanya mengikutinya.

“Kita hidup di era tanpa batas. Jika tidak memimpin, kita akan tertinggal. Banjarmasin harus berdiri tegak dengan kekuatannya sendiri,” lanjutnya.

Yamin mengingatkan bahwa semangat kebangkitan bukan soal kemegahan, tapi keberpihakan yang nyata pada masyarakat kecil. Ia menyerukan agar pemerintah hadir bukan sekadar dalam narasi, tetapi dalam program-program yang dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat.

“Seluruh rakyat Indonesia, baik di kota besar maupun pelosok desa, harus merasa dilibatkan dan diberdayakan dalam kemajuan bangsanya sendiri,” katanya.

Sebagai penutup, Yamin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebangkitan.

“Seperti akar pohon yang menembus tanah—tidak selalu terlihat, tapi kokoh menopang kehidupan,” pungkasnya. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pemko Banjarmasin Terima Penghargaan IDSD 2025 dari BRIN

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan...

Pemko Banjarmasin Dorong IKM Lindungi Merek Produk

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin)...

Wali Kota Banjarbaru Tekankan Efisiensi Anggaran dan Pelayanan Publik

RETORIKABANUA.ID, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, bersama Sekretaris Daerah...