RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, mengajak jajaran Pemko Banjarmasin dan Bank Kalsel untuk melakukan gowes menuju Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih, Sabtu (19/4). Kegiatan gowes dimulai pukul 07.00 WIB di halaman Balai Kota Banjarmasin dan merupakan bagian dari upaya untuk memantau langsung kondisi TPA Basirih setelah dilakukan pembenahan di beberapa titik sentral selama hampir setengah bulan terakhir.
“Hari ini kami ajak (Bank Kalsel) gowes bersama. Alhamdulillah, yang belum pernah ke TPA jadi tahu dan bisa melihat langsung kondisi dan situasi di sana, baik dari segi pengolahan sampah, sanitasi, hingga infrastruktur TPA itu sendiri,” ujar Yamin di sela-sela kegiatan.
Menurut Yamin, saat ini di zona tumpukan sampah sudah tidak tercium bau tak sedap seperti sebelumnya. Pembenahan yang dilakukan telah menghasilkan perubahan signifikan, meski masih ada sampah baru yang masuk dan tertahan untuk segera diolah.
“Kami merasakan langsung bahwa sudah tidak ada bau yang menyengat. Namun, ada sampah yang sengaja ditahan untuk diolah sehingga menyisakan sisa residu,” ujar Yamin, yang berharap ke depan sampah bisa dipilah dan diolah secara maksimal.
Selain mengunjungi TPA Basirih, Yamin juga menyoroti masalah kurangnya tong sampah terpilah di kawasan Siring Menara Pandang, yang merupakan area publik yang sering dikunjungi masyarakat dan wisatawan. Menurutnya, hal ini menjadi perhatian utama, apalagi sebelumnya telah disosialisasikan kepada warga, instansi pemerintahan dan pelaku usaha untuk menyediakan tempat sampah terpilah, baik untuk sampah organik, anorganik, maupun jenis lainnya.
“Ini jadi PR kita ke depan, Kadis dan semuanya untuk menyediakan tong sampah terpilah di titik-titik utama,” kata Yamin.
Dirut Bank Kalsel, Fachrudin, yang juga ikut dalam kegiatan gowes tersebut memberikan apresiasi terhadap pembenahan yang dilakukan di TPA Basirih. Menurutnya, hasil pembenahan yang dilakukan sangat memuaskan.
“Kami sempat menyusuri bagian terdalam TPA Basirih dan sama sekali tidak ada bau, Alhamdulillah. Bahkan, di kantor pengelolaan TPA Basirih, tidak ada lalat yang hinggap,” ujarnya.
Fachrudin juga menegaskan komitmen penuh Bank Kalsel untuk mendukung Pemkot Banjarmasin dalam menangani masalah persampahan. Sebelumnya, Bank Kalsel telah menyerahkan satu unit alat pencacah sampah untuk membantu proses pemilahan dan pengolahan sampah di TPA Basirih.
“Kami di Bank Kalsel mendukung penuh langkah-langkah yang diambil oleh Pak Yamin dan jajaran untuk menangani masalah persampahan di Banjarmasin,” tutup Fachrudin. (ms)

Leave a comment