BANJARMASINKALSEL

Tahun Baru Imlek 2572 di Banjarmasin Hampir Dipastikan Berbeda Dibandingkan Tahun Sebelumnya

370

BANJARMASIN – Dampak pandemi Covid-19, kegiatan yang menimbulkan kerumunan telah dibatasi. Dan juga penerapan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan.

“Menyesuaikan kondisi di tengah pandemi. Kami tak mengadakan perayaan yang menimbulkan keramaian,” ungkap pengurus Kelenteng Tri Darma Soetji Nurani, Tiyono Hosien, Senin (8/2).

Tahun sebelumnya perayaan tahun baru Imlek ini kerap diwarnai dengan atraksi barongsai. Kegiatan itu pun menyita banyak perhatian masyarakat.

“Namun akibat pandemi, atraksi barongsai itu terpaksa ditiadakan. Kami berharap masyarakat bisa memaklumi. Sementara khusus warga Tionghoa, tetap dipersilakan menjalani ibadah Imlek di kelenteng dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Tiono.

Diharuskan semua warga yang masuk ke dalam kelenteng sudah memahami regulasi protokol kesehatan.

“Menghadapi Covid-19 tak bisa dilakukan sendirian, karena perlu dukungan segala pihak. Sebaiknya selalu taati peraturan pemerintah demi menekan penularan Covid- 19 di Banjarmasin,” kata Tiyono. (mid)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pemko Banjarmasin Siapkan Penataan Kabel Fiber Optik

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin menyiapkan langkah baru untuk menata jaringan...

Bang Dhin: BAGUNA Harus Hadir di Tengah Masyarakat Hadapi Ancaman Karhutla

GAMBUT– Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E.,...

Karhutla Ancam Kesehatan Warga, Bang Dhin Desak Langkah Cepat Pemerintah

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin, S.E., M.A.P., yang...

DPRD Tanah Bumbu Perjuangkan Aspirasi Warga Sebamban Baru

TANAH BUMBU – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menindaklanjuti aspirasi warga Desa Sebamban...