BANJARMASINPemko Banjarmasin

Serapan Anggaran Rendah, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Percepatan Program

28

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Prioritas Pembangunan Triwulan I Tahun Anggaran 2026 di Aula Kayuh Baimbai, Rabu (15/4).

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa serapan anggaran Pemkot Banjarmasin masih tergolong rendah. Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, secara terbuka mengakui kondisi itu dan meminta seluruh jajaran segera mempercepat pelaksanaan program.

“Realisasi kita masih rendah. Ini harus jadi perhatian bersama. Sekarang sudah April, seharusnya program sudah berjalan, bukan lagi tahap persiapan,” tegasnya usai rapat.

Ia menilai lambatnya serapan anggaran bukan hanya disebabkan faktor teknis, tetapi juga kurangnya percepatan di tingkat pelaksana. Meski begitu, ia mengajak seluruh SKPD untuk bersama-sama mencari solusi atas berbagai kendala yang ada.

Beberapa hambatan yang diidentifikasi antara lain anggaran yang belum cair, perubahan perencanaan, hingga minimnya penyedia dalam proses pengadaan. Bahkan, ada paket kegiatan yang sudah ditawarkan, namun tidak diminati.

“Kalau ada kendala, kita bahas bersama. Jangan dibiarkan berlarut-larut, karena ini menyangkut pelayanan publik,” ujarnya.

Ia menargetkan periode April hingga Mei menjadi titik awal seluruh program benar-benar berjalan di lapangan. Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh SKPD sebagai bentuk komitmen percepatan kinerja.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Dolly Syahbana, mengatakan peran staf ahli kini diperkuat untuk memberikan masukan strategis sekaligus mengawal jalannya program.

“Staf ahli bukan sekadar pelengkap. Mereka punya pengalaman dan kita dorong aktif memberi masukan, termasuk dalam kegiatan fisik,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Inspektorat akan melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Dari sisi teknis, kendala terbesar saat ini masih terjadi pada proses pengadaan, khususnya di sektor pekerjaan umum. Sekitar 43 persen kegiatan masih berada pada tahap pemilihan penyedia atau lelang, yang kerap berulang karena kurangnya peserta atau tidak sesuai kriteria.

Akibatnya, sejumlah proyek strategis, termasuk pembangunan infrastruktur, berpotensi mengalami keterlambatan. Meski demikian, pemerintah tetap optimistis sebagian besar program dapat diselesaikan pada triwulan ketiga, sekitar September hingga Oktober 2026.

“Harapan kita, Oktober sudah selesai. Jadi di akhir tahun bukan lagi mulai, tapi tinggal peresmian atau minimal peletakan batu pertama,” kata Dolly.

Dengan evaluasi rutin, pengawasan ketat, dan dorongan percepatan dari pimpinan daerah, Pemkot Banjarmasin berharap pelaksanaan pembangunan dapat segera berjalan maksimal dan manfaatnya dirasakan masyarakat. (ms)

Related Articles

Lindungi Anak di Dunia Digital, Orang Tua Diminta Lebih Aktif Mengawasi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Banjarmasin,...

Pemkot Banjarmasin Pantau Harga Bapokting, Inflasi Jadi Sorotan

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperkuat langkah pengendalian inflasi dengan...

Pasar Ujung Murung Memprihatinkan, Wali Kota Buka Peluang Kerja Sama Revitalisasi

RETORIKABANUA.ID, Banarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, meninjau langsung kondisi Pasar...

Sekretariat REDBAR Banjarmasin Barat Diresmikan Wali Kota Yamin

BANJARMASIN — Sistem kesiapsiagaan bencana di wilayah REDBAR Banjarmasin Barat kini resmi...