RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah sebagai upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al-Musamahah, Desa Mekarpura, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Sabtu (7/3).
Kedatangan Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, bersama rombongan disambut hangat oleh warga setempat. Dalam rombongan tersebut turut hadir Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten, serta sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Wakil Bupati Syairi Mukhlis mengatakan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin tahunan pemerintah daerah. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus menyalurkan berbagai bantuan sosial.
“Safari Ramadan ini bukan hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat serta menyalurkan bantuan sosial,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan ditampung dan disusun dalam rencana kerja Pemerintah Kabupaten Kotabaru, kemudian diselaraskan dengan visi dan misi pembangunan daerah.
Ia mengungkapkan, salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat Kecamatan Pulau Laut Tengah berkaitan dengan kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.
Selain itu, Wakil Bupati juga memaparkan sejumlah program pemerintah yang telah direalisasikan, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.
“Di bidang pendidikan pada tahun 2025 kami telah menyalurkan bantuan sarana pendidikan bagi anak-anak sekolah, mulai dari tingkat PAUD, SD hingga SMP di seluruh Kabupaten Kotabaru,” jelasnya.
Syairi juga menyebutkan bahwa Kecamatan Pulau Laut Tengah memiliki posisi strategis sebagai gerbang menuju Kabupaten Kotabaru. Hal ini akan semakin berkembang dengan adanya pembangunan jembatan penghubung antara daratan Kalimantan dan Pulau Laut yang ditargetkan selesai pada tahun 2028–2029.
Ia meyakini, keberadaan jembatan tersebut nantinya akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan potensi pariwisata di Kotabaru.
“Ketika jembatan ini selesai, saya yakin Kotabaru, khususnya Pulau Laut, akan menjadi salah satu tujuan wisata di Kalimantan Selatan. Daerah ini memiliki potensi alam yang luar biasa, mulai dari wisata bahari, pegunungan hingga wisata alam lainnya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan program pemerintah daerah terkait penerangan jalan umum (PJU) di seluruh desa di Kabupaten Kotabaru. Program tersebut merupakan arahan langsung dari Bupati Kotabaru agar jalan-jalan desa tetap terang pada malam hari.
“Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp15 miliar pada tahun 2026 untuk pembangunan PJU. Tahun 2027 nanti juga akan kembali dianggarkan Rp15 miliar untuk melanjutkan program ini di seluruh wilayah Kotabaru,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan pesan Bupati Kotabaru kepada seluruh camat agar bekerja sama dengan perangkat kecamatan dan para kepala desa untuk menjaga kondusivitas wilayah, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Pulau Laut Tengah, Chrisna Effendi, menyampaikan bahwa wilayahnya terdiri dari tujuh desa dan seluruh kepala desa hadir dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut.
Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru melalui visi “Kotabaru Hebat”, yang dinilai telah membawa berbagai pembangunan ke wilayah Pulau Laut Tengah. Beberapa di antaranya adalah pembangunan dapur makanan bergizi gratis serta pemasangan penerangan jalan umum dari Kotabaru hingga Tanjung Serdang yang kini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selain itu, pembangunan jembatan penghubung Pulau Laut dengan daratan Kalimantan juga telah dimulai. Berdasarkan surat dari Kementerian Pekerjaan Umum, proyek tersebut dikerjakan mulai 22 Desember 2025 hingga 31 Desember 2028 dengan nilai kontrak sekitar Rp3 triliun.
“Ini merupakan wujud komitmen Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru untuk merealisasikan pembangunan jembatan penghubung Pulau Laut dan Kalimantan sehingga pemerintah pusat mengalokasikan anggaran untuk penyelesaiannya,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kotabaru juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Bantuan itu antara lain insentif bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Riyadhul Ulum Desa Mekarpura dari Bagian Kesra, bantuan usaha ekonomi produktif dari Dinas Sosial, serta bantuan dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Mekarpura berupa paket untuk balita, remaja putri dan ibu hamil.
Selain itu, terdapat bantuan rehabilitasi rumah dari Dinas Perumahan dan Permukiman serta bantuan paket sembako dari PDAM Kotabaru.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun desa dan daerah secara bersama-sama. (ms)


