KALSELPOLITIK

PSU Pilgub Kalsel Digelar 9 Juni

383
Ketua KPU Kalsel Sarmuji

BANJARMASIN – Jika Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilwali Kota Banjarmasin 28 April, lain lagi dengan PSU Pilgub Kalsel. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadwalkan setelah lebaran.

Keputusan itu sesuai hasil rapat pleno internal penetapan tanggal pelaksanaan PSU di KPU Kalsel, Kamis (25/3) siang.

“PSU Pilgub digelar Rabu, 9 Juni 2021, usai lebaran,” kata Ketua KPU Kalsel, Sarmuji usai rapat.

Sembari menunggu pelaksanaan yang masih panjang, pihaknya selama kurang lebih dua bulan ke depan akan fokus menyiapkan logistik yang diperlukan.

Sarmuji menambahkan, pelaksanaan pemungutan ulang di tujuh kecamatan ini membutuhkan biaya sebesar Rp 19 miliar. Dana itu selain untuk logistik termasuk untuk membayar honor petugas KPPS dan PPK.

“Dana yang tersisa di KPU Kalsel Rp10 miliar, kurangnya Rp 9 miliar, nanti kita lihat lagi. Kalau kurang akan usulkan tambahan ke provinsi,” pungkasnya.

Diketahui, jumlah daftar pemilih tetap pemungutan ulang sebanyak 266.757. Jumlah tersebut tersebar di 7 kecamatan di Kalsel.

Tujuh kecamatan itu adalah Banjarmasin Selatan (Kota Banjarmasin), Sambung Makmur, Aluh-Aluh, Martapura, Mataraman, dan Astambul (Kabupaten Banjar) serta di Binuang Kabupaten Tapin. (syl)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

PDI Perjuangan Hadirkan Panggung Rakyat, 19 Musisi Jalanan Semarakkan Bulan Bung Karno 2026

BANJARMASIN – PDI Perjuangan Kalimantan Selatan menghadirkan ruang hiburan sekaligus panggung kreativitas...

PDI Perjuangan Kalsel Tegaskan Ruang Aspirasi Bukan Sekadar Formalitas

BANJARMASIN – DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat...

Bukan Cuma Saat Pemilu, PDI Perjuangan Kalsel Buka Ruang Aspirasi untuk Rakyat

BANJARMASIN – Politik tidak seharusnya hanya ramai saat pemilu. Politik juga harus...

Menarik Benang Kusut, Penertiban BBM Bersubsidi

(Ambin Demokrasi) Oleh: Noorhalis Majid Penertiban atas aksi “preman” di beberapa SPBU...