BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P., yang akrab disapa Bang Dhin, menilai evaluasi terhadap struktur RAPBN 2027 penting dilakukan agar setiap alokasi anggaran benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurut Bang Dhin, amanat anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN harus dijaga dan diprioritaskan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperbaiki sarana-prasarana sekolah, meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, serta memperluas akses pendidikan dasar yang terjangkau bagi seluruh masyarakat.
“Anggaran pendidikan jangan sampai kehilangan fokus utamanya. Kita ingin anak-anak Indonesia, termasuk di Kalimantan Selatan, mendapatkan pendidikan yang layak, berkualitas, dan semakin mudah diakses tanpa membebani masyarakat,” ujar Bang Dhin.
Ia juga mendukung agar pemerintah melakukan kajian secara menyeluruh terhadap penempatan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut tetap penting bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, namun pelaksanaannya harus tepat sasaran, tepat manfaat, dan tidak mengurangi ruang fiskal bagi kebutuhan dasar pendidikan.
Bang Dhin menilai perhatian pemerintah juga harus diberikan terhadap jaminan kesehatan masyarakat, perlindungan sosial, ketahanan pangan, serta pembangunan infrastruktur yang memiliki dampak langsung terhadap perekonomian daerah.
“APBN pada akhirnya harus kembali kepada kepentingan rakyat. Pendidikan, kesehatan, pangan, lapangan pekerjaan dan infrastruktur dasar harus menjadi prioritas yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap pembahasan RAPBN 2027 dapat menghasilkan struktur anggaran yang lebih efektif, transparan dan berkeadilan, sekaligus menjaga keberlanjutan fiskal negara di tengah besarnya kewajiban pembayaran bunga utang.
“Yang paling penting adalah memastikan setiap rupiah uang negara digunakan secara efektif. Jangan sampai belanja semakin besar, tetapi manfaat yang dirasakan masyarakat justru semakin kecil,” pungkas Bang Dhin.
