RETORIKABANUA.ID, KOTABARU – Kecamatan Pulau Laut Utara berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih gelar juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-56 tingkat Kabupaten Kotabaru tahun 2026. Perhelatan religius ini berlangsung meriah di Kecamatan Pulau Laut Selatan. Oleh karena itu, keputusan ini menjadi kabar gembira bagi seluruh warga di pusat kota Bumi Saijaan tersebut.
Keputusan pemenang tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Hakim Nomor 01/KEP/DH/MTQ-56/2026. Selain itu, penetapan hasil dilakukan pada 5 April 2026 di Tanjung Seloka setelah melalui sidang pleno yang ketat. Sebab, dewan hakim harus menilai seluruh cabang perlombaan secara saksama untuk menentukan qari dan qariah terbaik.
Penilaian Objektif dan Profesional Dewan Hakim
Selanjutnya, Koordinator Dewan Hakim, Jasman, S.Pd.I, menegaskan bahwa seluruh proses penilaian berjalan sangat transparan. Oleh sebab itu, tim penilai bekerja secara profesional sesuai dengan kriteria teknis yang telah ditetapkan panitia. Mengenai hasil sidang pleno tersebut, Jasman memberikan pernyataan resminya secara utuh:
“Penyelenggaraan MTQ ke-56 ini telah menghasilkan qari-qariah, hafizh-hafizhah, serta peserta terbaik dari berbagai cabang lomba. Seluruh hasil telah diputuskan melalui sidang dewan hakim,” ujarnya.
Kemudian, berdasarkan rekapitulasi nilai akhir, Pulau Laut Utara menempati peringkat pertama dengan total nilai 201. Meskipun demikian, persaingan di posisi bawah juga berlangsung cukup sengit. Posisi kedua diraih oleh Kecamatan Pulau Laut Selatan dengan nilai 126, kemudian disusul oleh Pulau Laut Sigam di peringkat ketiga dengan raihan nilai 96.
Dominasi Pemenang di Berbagai Cabang Lomba
Selain itu, sejumlah cabang lomba bergengsi turut dipertandingkan, mulai dari tilawah Al-Qur’an hingga karya tulis ilmiah hadist. Misalnya, pada cabang tilawah golongan dewasa, Lukmanul Hakim dari Pulau Laut Utara sukses menjadi Terbaik I kategori qari. Bahkan, kategori qari’ah juga dimenangkan oleh Nur Khadijah yang berasal dari kecamatan yang sama.
Oleh karena itu, dominasi Pulau Laut Utara terlihat sangat jelas di hampir semua lini, termasuk cabang tahfizh 30 juz dan syarhil Qur’an. Namun, kecamatan lain seperti Pulau Sebuku dan Pamukan Barat juga berhasil mencuri perhatian dengan meraih peringkat pertama di beberapa kategori tertentu. Dengan demikian, kualitas pembinaan Al-Qur’an di Kabupaten Kotabaru kini dinilai semakin merata.
Persiapan Menuju MTQ Tingkat Provinsi Kalsel
Akhirnya, dewan hakim menetapkan bahwa para pemenang terbaik akan mewakili Kabupaten Kotabaru di ajang yang lebih tinggi. Sebab, mereka akan dikirim untuk berkompetisi pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ke-36 tahun 2026 di Kabupaten Barito Kuala. Oleh sebab itu, pembinaan intensif akan segera dilakukan oleh LPTQ Kotabaru bagi para duta daerah tersebut.
Dengan demikian, kemenangan Pulau Laut Utara ini menjadi modal penting bagi kesiapan mental para kafilah. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah daerah sangat diharapkan agar perwakilan Kotabaru bisa meraih hasil maksimal di tingkat provinsi nanti. “Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai Al-Qur’an,” pungkas salah satu panitia di sela penutupan acara.
