PELAIHARI – Program gerakan peningkatan usaha rakyat melalui kredit tanpa bunga dan rente bagi ekonomi lemah (Gapura Karomah) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) benar-benar manfaatnya dirasakan para petani.
Hal itu disampaikan sejumlah petani asal Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Tala.
Mereka adalah Agung Ade Purwanto dari Kelompok Tani (Poktan) Muda Millenial, dan Rindang Siswanto dari Poktan Tunas Tani.
Mereka mengaku sangat merasakan dampak nyata adanya program yang bekerja sama dengan PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tala ini.
Bahkan, keduanya sudah menyiapkan rencana besar terhadap lahan pertanian mereka.
“Kami dapat menanam jagung dengan lahan yang jauh lebih luas, dan berencana akan panen jagung pada akhir tahun nanti. Semua ini berkat modal pinjaman dari Gapura Karomah ini,” ucap Rindang.
“Kami petani kecil sangat terbantu adanya program Gapura Karomah ini. Kesempatan dalam meningkatkan produktivitas jagung kami sangat terbuka lebar,” sambung Ade.
Diketahui, keduanya mendapatkan modal pinjaman masing-masing sebesar Rp5 juta.
Keduanya berharap program ini dapat terus berjalan karena dinilai menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan perekonomian para petani.
“Semoga batasan nominal pinjaman ini dapat meningkat, sehingga kami bisa terus memperbesar rencana kami,” jelas keduanya.
Sementara itu dari segi perbedaan dampak yang dirasakan dari sebelum dan sesudah memanfaatkan program Gapura Karomah, keduanya bersepakat adanya modal pinjaman ini sangat mempengaruhi terhadap hasil pertanian yang saat ini cukup melimpah .
“Produktivitas hasil panen pasti dapat dikejar dengan adanya modal pinjaman ini, sebab dahulu sebelum adanya program ini kendala para petani tidak jauh dari perputaran modal dan kendala hasil,” tambah Rindang .
Diketahui, Gapura Karomah menjadi salah satu dari tujuh program unggulan bupati dan wakil bupati Tala yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) selama periode kepemimpinan Sukamta-Abdi 2018-2023.



Leave a comment