KALSELPemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Teguhkan Pembangunan Kesehatan Berkeadilan dan Berkelanjutan

67

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmen kuat dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkeadilan dan berkelanjutan melalui Musyawarah Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan Daerah (Musrenbangkesda) Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, dalam arahannya menekankan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan dan kunci terciptanya sumber daya manusia yang unggul dan produktif.

“Kesehatan adalah fondasi dari kemajuan Banua. Tanpa masyarakat yang sehat, semua cita-cita besar pembangunan akan sulit tercapai,” ujar Muhidin di Banjarmasin, Selasa (11/11).

Ia menambahkan, “Kesehatan memang bukan segalanya, tetapi tanpa kesehatan, segalanya menjadi tidak berarti. Ungkapan sederhana ini mengandung makna yang sangat dalam.”

Musrenbangkesda 2025 juga menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah kebijakan daerah dengan Transformasi Kesehatan Nasional, yang memiliki enam pilar utama. Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen melaksanakan transformasi ini secara berkesinambungan, sebagaimana tertuang dalam RPJMD dan Renstra Dinas Kesehatan Provinsi 2025–2029.

Gubernur H. Muhidin berharap seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dan kolaborasi demi tercapainya layanan kesehatan yang adil dan merata.

“Makna harmoni dalam tema ‘Harmoni Banua dalam Pembangunan Kesehatan yang Merata dan Berkelanjutan’ adalah bagaimana seluruh unsur pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan mitra pembangunan bergerak seirama, saling menguatkan dan bekerja dengan satu irama tujuan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan Peresmian Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yang kini resmi ditetapkan sebagai Laboratorium Rujukan Skrining Bayi Baru Lahir di seluruh kabupaten/kota berdasarkan SK Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas No. HK.02.02/B2876/2025.

H. Muhidin menyebut penunjukan ini sebagai bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia kesehatan di Kalsel. Laboratorium ini diharapkan memperkuat deteksi dini kesehatan bayi, menurunkan angka stunting, serta meningkatkan kualitas generasi penerus Banua.

Gubernur juga menyinggung sejumlah tantangan kesehatan yang masih dihadapi, seperti stunting, penyakit menular dan peningkatan kualitas layanan di pelosok. Namun, ia optimistis hambatan tersebut dapat diatasi melalui sinergi dan kerja sama semua pihak.

“Pemerintah Provinsi Kalsel terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Upaya menurunkan stunting, mengendalikan penyakit, dan memperkuat layanan kesehatan terus dilakukan. Namun, kami juga menyadari masih ada tantangan seperti pemenuhan tenaga medis, kesenjangan akses di wilayah terpencil, dan peningkatan literasi kesehatan masyarakat,” imbuhnya.

Musrenbangkesda 2025 juga diwarnai penandatanganan Komitmen Bersama antara Pemprov dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, menegaskan tekad seluruh pihak dalam menjadikan masyarakat Banua lebih sehat, kuat dan berdaya, sebagai fondasi menuju Kalimantan Selatan yang berkah, maju dan sejahtera. (ms)

Related Articles

Pansus DPRD Kalsel Mulai Usut Distribusi BBM Bersubsidi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Provinsi...

Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Komunikasi Publik di Era Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menegaskan pentingnya pemahaman,...

Public Communication Summit 2026, DPRD Kalsel Tekankan Pentingnya Pengelolaan Isu

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rais Ruhayat,...

Pemkab Kotabaru Perkuat Sinergi Komunikasi Publik di Era Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menegaskan komitmennya dalam memperkuat komunikasi...