RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi mengukuhkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Petugas Haji Daerah (PHD), serta tim pendukung embarkasi Banjarmasin untuk musim haji 1447 H/2026 M.
Pengukuhan dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah, Muhammad Syarifuddin, di Asrama Haji Banjarmasin, Banjarbaru, Kamis (16/4).
Kegiatan ini turut dihadiri Anggota Komisi VIII DPR RI, Sudian Noor, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, bersama sejumlah pejabat terkait lainnya.
Total sebanyak 99 personel disiapkan untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji. Jumlah tersebut terdiri dari 51 orang tim pendukung, 23 petugas embarkasi, serta sekitar 25 petugas dari daerah.
Dalam prosesi pengukuhan, para petugas dipanggil satu per satu sebelum resmi dilantik. Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, menambah suasana khidmat.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Sekdaprov, disampaikan harapan agar seluruh petugas dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Saya percaya saudara-saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai amanah yang diberikan,” ujarnya.
Gubernur juga menegaskan bahwa pengukuhan ini menjadi tanda kesiapan seluruh petugas dalam menyukseskan pelaksanaan ibadah haji, khususnya bagi jemaah yang berangkat melalui embarkasi Banjarmasin.
Para petugas diharapkan mampu menjalankan tugas pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jemaah, sekaligus memastikan koordinasi operasional berjalan dengan baik, baik di embarkasi maupun selama di Arab Saudi.
“Petugas harus mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan proses pemberangkatan hingga pemulangan jemaah dengan optimal,” lanjutnya.
Pemerintah daerah berharap, dengan kesiapan ini, kualitas pelayanan haji tahun 2026 dapat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan meraih haji yang mabrur.
Di akhir kegiatan, Sekdaprov bersama para pejabat turut meninjau langsung menu makanan yang akan disajikan kepada jemaah. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kualitas gizi, daya tahan makanan, serta keamanan pangan.
“Semoga seluruh petugas dan jemaah diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji,” tutupnya. (ms)


