BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mengapresiasi pagelaran seni budaya “Dayak Borneo ke-5 tahun 2024” yang diselenggarakan disalah satu mall di kota Banjarbaru, Jumat (3/5).
Dalam rilis Sabtu (4/5), Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum dan Kemasyarakatan Husnul Hatimah mengungkapkan, kegiatan seni budaya ini menjadi salah satu wadah untuk menyaksikan kekayaan budaya.
“Saya sangat mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada para seniman maupun budayawan yang berdedikasi tinggi terhadap lestarinya budaya apapun di daerahnya masing-masing,” ucapnya.
Husnul Hatimah menerangkan, globalisasi dan arus modernisasi telah membawa pengaruh besar, yang kadang-kadang dapat mengancam keberlangsungan tradisi budaya lokal kita.
“Untuk itu, kami mengajak masyarakat untuk menjadikan pagelaran seni ini sebagai meningkatkan animo generasi muda dan masyarakat secara umum, guna mencintai dan melestarikan budaya-budaya yang ada di bumi kalimantan,” pesannya.
Husnul menerangkan, Kalimantan Selatan merupakan daerah yang majemuk dengan ragam budaya dari berbagai suku dengan keunikan budaya lokal seperti adat istiadat, alat musik tradisional, hingga kuliner, menjadikan bumi kalimantan menyimpan kearifan lokal yang tak ternilai harganya.
“Untuk itu, saya menyadari bahwa pentingnya peran seniman maupun organisasi seperti Perkumpulan Dayak Meratus (Kumdatus) Kalsel ini, dalam mempertahankan dan mengembangkan kekayaan budaya ini,” terangnya.
Husnul berharap melalui pagelaran ini, semakin memperkokoh rasa persaudaraan masyarakat dayak dan masyarakat kalimantan selatan dalam mencintai dan melestarikan budaya-budaya yang ada di Kalimantan Selatan.
“Agar terus bergerak bersama membangun Kalsel yang lebih baik,” tutupnya. (humas/mckalsel)

Leave a comment