RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Dalam upaya membentuk ASN yang siap bertransformasi secara kapasitas maupun etika kerja menuju pemerintahan yang maju dan sejahtera, BKD Diklat Kota Banjarmasin menggelar Seminar ASN pada Rabu (3/12). Kegiatan tersebut berlangsung di BW Kindai Hotel Banjarmasin dan dibuka oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda. Turut hadir Kepala BKD Diklat Totok Agus Daryanto, para narasumber, serta ASN dari berbagai SKPD.
Dalam sambutannya, Ananda mengapresiasi terselenggaranya seminar ini sebagai langkah penting memperkuat kapasitas aparatur di era birokrasi modern yang semakin dinamis.
“Tema seminar ini sangat penting. Tuntutan pekerjaan birokrasi hari ini sudah jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu,” ujarnya.
Ananda menegaskan bahwa ASN merupakan pilar utama pemerintahan dan pelayanan publik. Karena itu, ASN harus terus beradaptasi, berinovasi dan responsif terhadap perubahan.
“Transformasi birokrasi tidak cukup hanya memperbaiki sistem. Perubahan pola pikir, cara melayani dan perilaku kerja jauh lebih penting,” tegasnya.
Ia juga menekankan perlunya peningkatan kompetensi teknis, manajerial dan sosial kultural, termasuk penguasaan teknologi dan literasi digital. Namun menurutnya, kemampuan teknis bukan satu-satunya faktor penentu kualitas ASN.
“Kompetensi saja tidak cukup. Etika kerja, integritas dan disiplin adalah fondasi utama. Tanpa moral kerja yang kuat, pelayanan publik akan kehilangan makna,” tambahnya.
Ananda berharap ASN Kota Banjarmasin dapat menjadi agen perubahan yang bekerja cepat, tepat, profesional dan berorientasi hasil untuk mewujudkan visi Banjarmasin Maju Sejahtera.
Kepala BKD Diklat Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan rangkaian peringatan HUT Korpri 2025.
“Hari ini kita melaksanakan seminar peningkatan kapasitas dan penegakan kode etik ASN. Ini menjadi salah satu agenda besar Korpri selain open donasi untuk membantu korban banjir di Sumatera dan Aceh,” ungkapnya.
Totok menambahkan bahwa kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan Indeks Profesionalitas (IP) ASN Kota Banjarmasin.
“Ini PR kita bersama. Semoga tahun depan nilai IP ASN Kota Banjarmasin dapat lebih baik. Melihat program-program selama satu tahun ini, banyak kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas ASN,” ujarnya optimis. (ms)
