RETORIKABANUA.ID, Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) berhasil meraih prestasi membanggakan di tingkat regional. Pemkab Balangan sukses meraih Peringkat I dalam “Penghargaan Penerapan Kebijakan Pro-Karier ASN” Wilayah Kerja Kantor Regional (Kanreg) VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Penghargaan berupa Piagam Adhi Manawa Nugraha Utama yang ditandatangani Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrulloh, tersebut diserahkan pada acara puncak HUT ke-78 BKN di Aula Kanreg VIII BKN Banjarbaru. Kegiatan ini mengusung tema “Memudahkan, Melindungi, dan Membahagiakan Seluruh ASN” dan juga diikuti secara virtual oleh UPT Kanreg VIII serta BKD/BKPP/BKPSDM se-Regional VIII (Kalseltimtengtara).
Dalam penilaian tersebut, Kabupaten Balangan berhasil menempati posisi teratas, disusul Pemerintah Kota Bontang di peringkat II, serta Kabupaten Tabalong di peringkat III.
Kebijakan Pro-Karier ASN sendiri merupakan serangkaian terobosan dari BKN yang bertujuan mempercepat mobilitas jabatan, menyederhanakan birokrasi, serta memberikan kepastian dan perlindungan karier bagi aparatur sipil negara.
Pada tahun 2026, implementasi kebijakan ini mencakup 12 instrumen. Untuk wilayah Regional VIII, penilaian difokuskan pada beberapa aspek layanan dasar kepegawaian sebelum diperluas ke tahap penilaian yang lebih komprehensif ke depannya.
Kepala BKPSDM Kabupaten Balangan, Sufriannor, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh jajaran BKPSDM.
“Terima kasih atas kinerja dan kerja sama yang sangat baik dari seluruh kawan-kawan di BKPSDM Balangan sehingga kita bisa mendapat penghargaan Terbaik I dari BKN. Mudah-mudahan capaian ini menjadi motivasi untuk selalu berinovasi dan berkreasi dalam mengelola manajemen ASN kita,” ujarnya, Senin (8/6).
Ia menambahkan, capaian ini juga tidak terlepas dari komitmen Pemkab Balangan dalam mengimplementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk menghadirkan layanan kepegawaian yang lebih cepat dan adaptif.
“Alhamdulillah, hal ini sudah mulai berjalan melalui pengembangan berbagai sistem internal. Tujuannya sejalan dengan visi BKN: memudahkan, melindungi dan membahagiakan ASN,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap ASN berprestasi, BKPSDM Balangan saat ini juga tengah memproses salah satu instrumen Pro-Karier, yakni pemberian Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).
“Salah satu bagian Pro-Karier yang saat ini sedang kami upayakan adalah KPLB. Hal ini memungkinkan karena terdapat PNS di Balangan yang meraih juara tingkat nasional dalam dua tahun terakhir. Dengan capaian tersebut, kami optimistis usulan ini dapat disetujui BKN Pusat,” jelasnya.
Ia menegaskan, proses tersebut membutuhkan kolaborasi lintas perangkat daerah agar berjalan optimal. BKPSDM juga akan berkoordinasi dengan SKPD terkait untuk memperlancar pengusulan tersebut.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya penguatan SDM kepegawaian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk dalam mendukung pola kerja fleksibel seperti WFO, WFH, maupun WFA.
“Transformasi ini membutuhkan SDM pengelola kepegawaian yang andal dan melek teknologi informasi. Ke depan, kami juga memandang perlu adanya pejabat fungsional kepegawaian atau Manajemen ASN di setiap perangkat daerah agar pendampingan semakin optimal,” pungkasnya.
Melalui capaian ini, Pemkab Balangan menegaskan komitmennya dalam memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas layanan kepegawaian yang modern, adaptif dan berbasis teknologi. (mc)


