RETORIKABANUA.ID, Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan bersama Polres Balangan menggelar Salat Istisqa di halaman Kantor Bupati Balangan, Kecamatan Paringin Selatan, Rabu (19/8). Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang sekaligus mengantisipasi meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Salat Istisqa dipimpin Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Balangan dan diikuti Bupati Balangan, Abdul Hadi, Kapolres Balangan AKBP Arif Mansyur Supartono, jajaran Forkopimda, serta unsur terkait.
Kapolres Balangan AKBP Arif Mansyur Supartono mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat menghadapi kondisi kemarau yang meningkatkan risiko Karhutla di Kalimantan Selatan.
“Alhamdulillah, hari ini kami dari Polres Balangan bersama Forkopimda Balangan telah melaksanakan Salat Istisqa. Kita melihat di Provinsi Kalsel saat ini sudah banyak sekali kejadian Karhutla,” ujarnya.
Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat diijabah sehingga hujan segera turun dan mengakhiri musim kemarau.
“Harapannya, kita melaksanakan Salat Istisqa ini untuk dapat meminta hujan yang berkah dan baik, sehingga dapat mengembalikan musim kemarau ini menjadi musim hujan,” harapnya.
Pelaksanaan Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual Pemkab Balangan bersama unsur terkait dalam menghadapi dampak kekeringan. Di sisi lain, kesiapsiagaan teknis dan koordinasi lintas sektor tetap diperlukan untuk mencegah serta menangani potensi Karhutla.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, Forkopimda dan masyarakat, Kabupaten Balangan diharapkan mampu menghadapi musim kemarau dengan kesiapsiagaan yang lebih kuat sekaligus meminimalkan risiko bencana Karhutla. (mc)
