BALANGAN – Bupati Balangan, H Abdul Hadi mengapresiasi langkah dan upaya DPRD Balangan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Balangan atas tuntasnya pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2023.
“Tahapan penuntasan raperda tersebut telah memakan waktu dan energi yang tidak sedikit di tengah kepadatan dan agenda para anggota dewan. Kami yakin apa yang telah kita capai dan sepakati hari ini telah memperhatikan saran dan masukan DPRD Balangan,” kata Abdul Hadi saat menghadiri rapat paripurna DPRD Balangan, Sabtu (13/7).
Selain itu, Bupati balangan juga menyoroti hal terkait SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) prioritas di bidang pertanian dan UMKM serta BUMDes.
“Capaian realisasi APBD tahun 2023 kita dalam kondisi tinggi, terkait adanya SILPA yang menjadi catatan kami pada tahun 2023 ada perubahan sistem pengadaan barang dan jasa. Kita Kabupaten Balangan baru tahun kemarin mencoba memulainya,” jelasnya.
Adapun pada sektor UMKM, Pemkab Balangan di tahun 2023 membuat inovasi yang satu-satunya ada di Indonesia, yaitu Sanggam Babungas dan Sanggam Bakabun.
“Hanya kita di daerah yang memberikan bantuan penambahan modal ke UMKM tanpa biaya administrasi, tanpa biaya asuransi, bahkan materai diberikan oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.
Kemudian pada sektor pertanian, DKP3 telah membangun lebih 700 jalan usaha tani dan jalan produksi.
“Jadi sarana dan prasarana pertanian di Kabupaten Balangan sudah melebih dari apa yang dilakukan Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan dalam rangka menyiapkan Kabupaten Balangan sebagai penyangga ibukota Nusantara, khususnya di bidang pertanian,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Balangan, Ahsani fauzan menuturkan, selesainya pembahasan ini diharapkan dapat membawa manfaat yang besar bagi kemajuan kabupaten Balangan. (zy)



Leave a comment