KALSEL

PDI Perjuangan Kalsel Usung Gagasan Progresif, Dorong Kesadaran Kritis Anak Muda

81

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – PDI Perjuangan Kalimantan Selatan menegaskan pentingnya partai politik membawa gagasan baru yang progresif, bukan sekadar mengejar popularitas dan elektabilitas. Menurut pengurus DPD, orientasi pada angka elektoral justru membuat partai hanya aktif menjelang pemilu tanpa benar-benar menyentuh kebutuhan warga.

Padahal, partai dibentuk untuk memperjuangkan suara rakyat mendengarkan keluh kesah, menjawab kesulitan, serta memperjuangkan kebijakan yang berpihak melalui jalur politik dan parlemen.

Situasi politik saat ini dinilai semakin “membusuk”, dengan strategi pemenangan yang semakin vulgar dan praktik kecurangan yang terbuka. Karena itu, menurut DPD PDI Perjuangan Kalsel, perubahan cara berpikir harus dilakukan. Mereka menilai kekalahan partai dalam pemilu bukan semata karena tidak dipilih warga, melainkan karena kecurangan yang terjadi di berbagai lini. Untuk menghadapi kondisi tersebut, dibutuhkan kesadaran kolektif, terutama bersama warga yang ingin politik kembali berjalan jujur dan adil.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kalsel, H.M. Syaripuddin akrab disapa Bang Dhin, menyampaikan bahwa fokus utama partai adalah membangun partisipasi warga.

“Untuk membangun kesadaran dan partisipasi warga, kita akan menyelenggarakan pendidikan kritis bagi anak muda melalui Red Talks di seluruh kabupaten/kota di Kalsel. Kita buka konsultasi kesehatan mental, pendampingan UMKM, konsultasi hukum, hingga mendampingi masyarakat adat. Kita juga membuka dapur-dapur gotong royong untuk menghadapi krisis bersama,” ujar Bang Dhin.

Ia menegaskan bahwa berbagai program tersebut dirancang untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial partai.

Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi, Noorhalis Majid, menilai dominasi anak muda di struktur DPD membuat partai lebih leluasa menggerakkan gagasan-gagasan segar dan progresif.

“Membangun kesadaran kritis jauh lebih penting. Perubahan harus digerakkan bersama, bukan hanya oleh elite politik. Setiap pengurus harus bekerja melayani warga dan membangun partisipasi bermakna,” tegasnya.

Senada dengan itu, Sekretaris DPD, Syairi Mukhlis, menyampaikan bahwa berbagai forum diskusi warga akan terus digelar. Anak muda akan menjadi motor penggerak kegiatan tersebut.

“Dengan kesadaran kritis, persoalan-persoalan yang menghimpit warga bisa dicarikan jalan keluarnya melalui gotong royong,” ungkapnya.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, Berry Nahdian Furqon, mengingatkan seluruh kader untuk aktif di semua lini agar partai kembali pada hakikatnya sebagai wadah penyerap aspirasi warga.

Berbagai gagasan kritis tersebut disampaikan dalam pertemuan pengurus DPD PDI Perjuangan Kalsel yang berlangsung pada Minggu malam (7/12) di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Guntung Manggis, Landasan Ulin, Banjarbaru. Pertemuan itu didominasi oleh kader muda yang membawa semangat pembaruan bagi arah gerak partai ke depan. (nm)

Related Articles

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemprov Kalsel Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai Kebangsaan

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir...

Supian HK Bacakan Pembukaan UUD 1945 pada Upacara Hari Lahir Pancasila

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, mendapat kehormatan...

KSB DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Kalsel Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Sekolah Partai

Jakarta — Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, SE,...

Pansus DPRD Kalsel Ajak Warga Awasi Distribusi BBM Subsidi

Kalimantan Selatan — DPRD Kalimantan Selatan melalui Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi...