RETORIKABANUA.ID, KOTABARU – Lomba Gema Takbir resmi berlangsung di Kabupaten Kotabaru pada Jumat malam (20/3/2026). Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, melepas langsung para peserta di kawasan Siring Laut. Kegiatan ini bertujuan menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Panitia mengusung tema “Kemenangan Idulfitri Menuai Kebaikan, Meraih Keberkahan”. Sebanyak 12 peserta dari kalangan pelajar dan masyarakat umum turut serta dalam pawai ini. Selain peserta lomba, iring-iringan mobil hias dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotabaru juga memeriahkan suasana malam itu.
Rute Lomba Gema Takbir dimulai dari Siring Laut sebagai titik awal. Peserta kemudian melintasi Jalan H. Agus Salim, Jalan Pangeran Diponegoro, dan Jalan Pangeran Hidayat. Pawai berlanjut ke Jalan Suryagandamana, Jalan Putri Cipta Sari, dan kembali berakhir (finish) di Siring Laut.
Syairi Mukhlis menyampaikan rasa syukur atas selesainya ibadah puasa Ramadan. Ia mengajak seluruh masyarakat Kotabaru menjadikan momen Idulfitri untuk memperkuat keimanan serta mempererat ukhuwah Islamiyah antarwarga.
“Kegiatan gema takbir ini merupakan upaya bersama dalam menyiarkan nilai-nilai Islam di Kabupaten Kotabaru. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, keimanan, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan,” ujar Syairi.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama. Pesan ini sangat relevan karena perayaan Idulfitri tahun ini berdekatan dengan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu. Syairi berharap masyarakat tetap menjaga kerukunan di tengah perbedaan tersebut.

Perhelatan Lomba Gema Takbir ini akhirnya menetapkan para pemenang. Pada kategori pelajar, SMP Negeri 5 Kotabaru berhasil meraih juara pertama. SMAN 1 Kotabaru menyusul di posisi kedua, dan MAN Kotabaru meraih juara ketiga. Sementara pada kategori umum, Reismar Desa Rampa keluar sebagai juara pertama. Annurahman, Gaza, dan Nurul Hikmah masing-masing menempati posisi kedua hingga keempat.
Pemerintah daerah berharap kegiatan ini membawa berkah bagi seluruh masyarakat. Kehadiran Forkopimda dan Kepala Kantor Kemenag Kotabaru dalam acara ini menunjukkan dukungan kuat pemerintah terhadap kegiatan syiar agama. Harapannya, tradisi ini terus terjaga untuk mempererat persaudaraan di Bumi Saijaan.


