Banjarbaru – Dalam rangka merancang percepatan Kota Layak Anak (KLA), Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar rapat Gugus Tugas Kota Layak Anak. Rapat dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPMPPA), Senin (20/2) di aula BAPPEDA Banjarbaru.
Banjarbaru serius dalam membentuk citra sebagai Kota Layak Anak (KLA), bahkan berambisi untuk dapat meraih predikat tingkat utama dalam penilaian tahun ini. Dalam mencapai hal tersebut tentu pemerintah harus memerhatikan pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak. Sebab itu diperlukan hubungan yang berintegritas dari berbagai Stakeholder.

Wali Kota Banjarbaru diwakili Asisten II Kota Banjarbaru, Puspa Kencana, menyampaikan anak merupakan investasi yang besar di masa mendatang bagi kemajuan Kota Banjarbaru. Maka dari itu segala hal yang menyangkut perlindungan dan pemenuhan hak anak harus diperhatikan.
Ia menambahkan, banyak faktor yang menjadi indikator penilaian, mulai dari fasilitas umum ramah anak, tempat penitipan anak yang aman, serta kawasan tanpa asap rokok.
Kawasan tanpa asap rokok menjadi poin terbesar dalam penilaian KLA. Sehingga perlu diperhatikan penanggulangannya dengan memperbanyak fasilitas smoking area. (mcbjb/zy)

Leave a comment