BANJARMASIN – Komisi II DPRD Kalsel dorong Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mitra kerjanya untuk bersama-sama bersinergi cegah inflasi di Banua Kalimantan Selatan.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Kalsel Imam Suprastowo pada rapat kerja bersama bersama Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Badan Keuangan Daerah serta Biro Perekonomian Provinsi Kalsel, pada Rabu (25/1).
Komisi II berharap mitra-mitranya (SKPD) dapat membuat langkah-langkah konkret dalam upaya menekan iflasi, terlebih pada bulan ramadan.
“Kita melakukan ini agar nantinya di musim-musim menjelang puasa ramadhan nanti tidak ada lonjakan inflasi. Kita harapkan tadi harga-harga kebutuhan pokok dapat bertahan stabil dan kalau bisa malah turun,” ucap Imam.
Menurutnya inflasi terjadi ketika permintaan dan penawaran tidak seimbang. Karenanya, ia meminta agar Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) menganggarkan kepada Dinas yang berkaitan agar lebih banyak lagi.
Kepala Badan Keuangan Daerah Kalsel Subhan Nor Yaumil mengatakan realisasi pendapatan di tahun 2022, untuk pendapatan daerah Kalsel sudah lebih dari apa yang ditargetkan yakni mencapai 103,82%.
“Nanti setelah audit dan ketika sudah keluar angka pasti berapa dari silpa tahun 2022 itu nanti yang bisa kita alokasikan untuk disalurkan ke SKPD-SKPD yang memiliki program prioritas,” tutupnya. (zy)

Leave a comment