BATULICIN – Polres Tanah Bumbu melaksanakan Apel Gelar Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Intan 2024 dengan tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas” di halaman Mapolres Tanah Bumbu pada Senin, 15 Juli 2024.
Apel ini dipimpin Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya. Turut hadir Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Wisnu Wardhana, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Andrean Atma Maulani, perwakilan Pengadilan Negeri Kabupaten Tanah Bumbu, Dandim 1022, serta seluruh jajaran perwira kepolisian di lingkup Polres.
Dalam amanat Kapolda Kalimantan Selatan yang dibacakan AKBP Arief Prasetya diungkapkan, kecelakaan lalu lintas pada Operasi Patuh Intan 2023 mengalami peningkatan sebesar 37,50%, dengan 22 kejadian dibandingkan 16 kejadian pada tahun 2022.
Meski demikian, jumlah korban meninggal dunia tetap sebanyak 5 orang, sama seperti tahun sebelumnya.
“Begitu juga jumlah pelanggaran lalu lintas selama Operasi Patuh Intan tahun 2023 mencapai 5.599 pelanggaran,” tegas Arief.
Ia menjelaskan, pelanggaran yang paling umum terjadi adalah pelanggaran kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan safety belt, dan pelanggaran terhadap rambu marka jalan.
Operasi Patuh Intan ini akan digelar selama 14 hari, mulai 15 Juli 2024 hingga 28 Juli 2024, secara serentak di seluruh Indonesia. Operasi ini akan mengutamakan tindakan yang bersifat edukatif dan humanis.
Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Operasi Patuh Intan dengan mematuhi peraturan lalu lintas.
“Mari kita jadikan operasi ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas demi keselamatan kita bersama. Patuhilah rambu-rambu lalu lintas, lengkapi surat-surat kendaraan, dan selalu gunakan safety belt saat berkendara,” imbaunya.
Andrean berharap operasi ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi keselamatan berlalu lintas di Tanah Bumbu dan Indonesia secara keseluruhan. (jr)

Leave a comment