RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi membuka Misi Dagang Provinsi Jawa Timur (Jatim) yang berlangsung di Banjarmasin, Rabu (17/9). Kegiatan strategis ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin, dan dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Kegiatan ini mempertemukan ratusan pelaku usaha dari Jatim dan Kalsel serta pembeli potensial dari berbagai sektor. Misi dagang ini bertujuan untuk:
-
Memperkuat jaringan bisnis antar daerah
-
Membuka peluang transaksi dagang
-
Mendorong pertumbuhan ekonomi bersama
“Misi dagang ini punya peran penting dalam mempererat hubungan perdagangan antarwilayah. Diharapkan hasilnya membawa angin segar bagi perekonomian daerah,” ujar Syarifuddin dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemprov Jatim dalam menggelar misi dagang lintas provinsi, yang terbukti mampu mencatatkan nilai transaksi dari miliaran hingga triliunan rupiah.
Syarifuddin mempromosikan sejumlah komoditas unggulan Kalimantan Selatan yang siap bersaing di pasar domestik dan ekspor, antara lain:
-
Produk perikanan dan hasil laut
-
Hasil perkebunan (karet, sawit dan lainnya)
-
Mineral dan kayu olahan
-
Produk UMKM seperti kerajinan, kriya dan olahan pangan
“Sebagai gerbang menuju Ibu Kota Negara (IKN), Kalimantan Selatan memiliki keunggulan komoditas dan konektivitas yang sangat potensial untuk perdagangan nasional ke depan,” tambahnya.
Sebagai bentuk komitmen konkret, dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemprov Kalsel dan Pemprov Jatim dalam bidang perdagangan antardaerah.
Syarifuddin menegaskan bahwa dokumen kerja sama ini bukan sekadar simbolis, melainkan harus diimplementasikan melalui program dan kegiatan strategis oleh seluruh SKPD terkait.
“Kerja sama ini harus ditindaklanjuti secara nyata dan berkelanjutan, agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Sekda Kalsel menyampaikan harapan agar misi dagang ini menjadi awal dari kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan antara Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.
“Mari kita sukseskan Misi Dagang Jawa Timur 2025 di Kalimantan Selatan dan jadikan ini sebagai pintu pembuka kolaborasi ekonomi yang berkelanjutan,” pungkasnya. (ms)



Leave a comment