JAWA BARAT

Jabar Terima Penghargaan Bidang Penanggulangan Bencana

329

BEKASI- Pemerintah Daerah  Provinsi Jawa Barat menerima Penghargaan Bidang Penanggulangan Bencana Kategori Pemerintah Daerah Tingkat Provinsi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Penghargaan diterima Wakil Gubernur Jawa  Barat Uu Ruzhanul Ulum secara virtual, dari Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kota Bekasi, Rabu (10/03/2021).

Jabar menerima penghargaan ini karena dinilai memiliki kinerja tinggi dan sinergi yang baik dengan kabupaten/kota. Jawa Barat mendapat penghargaan bersama 13 provinsi lain, di antaranya NTT, Kepulauan Bangka Belitung, Jateng, DKI Jakarta, Aceh, dan Papua.

Selain tingkat provinsi, BNPB juga memberi penghargaan kepada pemkab/pemkot. Kabupaten Bekasi menjadi satu-satunya di Jawa  Barat yang mendapatkan pengharagaan serupa. Kabupaten Bekasi bersanding di antaranya dengan Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Maluku Tenggara, dan Kabupaten Tabanan.

Wagub mengaku, bangga atas prestasi yang diraih Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang pencapaian ini tak lepas dari peran BPBD Jawa  Barat  bersama timnya yang fokus menjalankan tupoksinya.

“Penghargaan dari tingkat nasional ini tidak main-main. Ada tingkat penilaian tersendiri tentang kinerja sesuai dengan tupoksi yang ada. Jabar tidak boleh terlena dengan penghargaan. Keberhasilan ini bukan berarti kami senang dengan adanya bencana. Mudah-mudahan tahun mendatang bencana bisa menurun,” tuturnya.

Menurut Wagub, frekuensi bencana yang cenderung meningkat di Jawa Barat akhir-akhir ini harus jadi pengingat untuk memperbaiki mindset masyarakat. Manusia, banyak melakukan pembangunan secara sembrono dengan cara menebang pohon dan membuang sampah sembarangan.

“Kenapa bencana sekarang frekuensinya meningkat, mungkin saja karena masyarakat tidak terlalu mencintai lingkungan. Masyarakat tolong cintai lingkungan dengan cara kita tidak merusak lingkungan sehingga bencana tidak terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNPB Doni Monardo meminta Pemdaprov Jawa Barat meningkatkan kewaspadaan terutama di daerah rawan longsor. Menurutnya, pelatihan kebencanaan di lokasi rawan bencana harus lebih sering dilakukan.

“Mohon atensi untuk Jabar, cuaca masih hujan. Tolong diingatkan daerah-daerah yang rawan longsor agar dilatih semakin baik, sehingga ketika terjadi curah hujan tinggi dan longsor maka tidak terjadi korban jiwa,” imbuhnya. (Parno/ Humas Jabar)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagian Dari

Berlangganan

    Subscribe to our mailing list to receives daily updates direct to your inbox!

    Related Articles

    DPRD Kalsel Kunjungi Jabar untuk Perkaya Raperda GDPK, Fokus pada Pembangunan Kependudukan

    RETORIKABANUA.ID, Bandung – Panitia Khusus (Pansus) IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    DPRD Kalsel Pelajari BK Award di DPRD Jawa Barat untuk Tingkatkan Kinerja Anggota Dewan

    RETORIKABANUA.ID, Jawa Barat – Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Dorong Kemajuan Desa, Komisi I DPRD Kalsel Gali Informasi Desa Cerdas di Jawa Barat

    JAWA BARAT – Sebagai bagian unsur pembuatan kebijakan di tingkat provinsi terkait...

    Komisi III DPRD Kalsel Kunjungi DPRD Jawa Barat, Tingkatkan Bahan Masukan Untuk Pembangungan di Kalsel

    Bandung – Komisi III DPRD Provinsi Kalsel terus mengumpulkan bahan-bahan masukan terkait...