RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melakukan peninjauan ke Sekolah Rakyat yang berlokasi di BBPPKS Banjarmasin, Senin (5/1). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana prasarana serta proses pembelajaran bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu yang memiliki potensi akademik.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat BBPPKS Banjarmasin saat ini menampung 125 siswa yang terdiri dari jenjang SMP dan SMA. Para siswa merupakan lulusan SD dan SMP yang telah melalui proses seleksi, dengan prioritas anak-anak dari keluarga tidak mampu namun memiliki kecerdasan dan semangat belajar tinggi.
“Alhamdulillah, hari ini kita melihat langsung kondisi sekolahnya sudah lengkap. Fasilitas komputer tersedia, tenaga pendidik juga ada. Anak-anak yang bersekolah di sini adalah mereka yang kurang mampu secara ekonomi, tetapi pintar dan berpotensi. Inilah yang kita dorong,” ujar Gubernur H. Muhidin.
Ia menambahkan, ke depan peluang penerimaan peserta didik di Sekolah Rakyat akan terus dievaluasi. Pemerintah akan menyesuaikan kebutuhan dan kuota agar semakin banyak anak-anak kurang mampu dapat memperoleh akses pendidikan yang layak.
Gubernur juga menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kebijakan nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia untuk memperluas akses pendidikan yang berkeadilan. Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan.
“Mudah-mudahan dengan adanya Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden, program ini membawa kebaikan bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” tuturnya.
Terkait rencana kunjungan Presiden RI, Gubernur H. Muhidin menyebutkan bahwa persiapan di Kalimantan Selatan telah dilakukan dengan matang. Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan meninjau Sekolah Rakyat pada 12 Januari mendatang, termasuk melihat langsung fasilitas dan proses pembelajaran.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan pesan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar ini dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, berbakti kepada orang tua, disiplin dalam beribadah, serta bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.
“Jaga kesehatan, taat kepada orang tua, rajin beribadah, dan benar-benar belajar dengan sungguh-sungguh sebagai bekal menghadapi masa depan,” pesannya.
Peninjauan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung pendidikan inklusif serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program Sekolah Rakyat. (ms)
