KALSELPemprov Kalsel

Gubernur Kalsel Serukan Penguatan Keluarga sebagai Kunci Pembangunan Daerah

156

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Dalam momentum Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur Kalsel, H. Muhidin menegaskan pentingnya membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera, sehat dan berdaya saing.

Gubernur H. Muhidin menyerukan kepada seluruh Bupati/Wali Kota, tokoh masyarakat, dan organisasi perempuan agar menempatkan keluarga sebagai titik awal pembangunan.

“Kita bangun keluarga kita dulu. Baru setelah itu, kita bisa membangun masyarakat yang lebih luas. Ini harus dimulai dari rumah,” ujar Gubernur, Selasa (24/6).

Menurutnya, keluarga adalah akar dari semua aspek sosial dan menjadi pondasi utama pembangunan manusia. Bila keluarga mampu menjadi contoh dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan, maka masyarakat secara keseluruhan akan tumbuh sehat dan kuat.

“Kalau keluarga baik, Insya Allah, semua masalah bisa diselesaikan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyoroti masalah stunting yang masih menjadi tantangan di Kalimantan Selatan. Meskipun prevalensi terus menurun, ia menegaskan bahwa upaya harus lebih dari sekadar membaca laporan.

“Saya minta Bupati, Wali Kota, dan Wakil Gubernur sebagai Ketua Tim Penanganan Stunting turun langsung ke lapangan. Jangan hanya andalkan angka di atas kertas,” tegas H. Muhidin.

Ia menyebut bahwa berdasarkan verifikasi langsung oleh bidan dan petugas kesehatan, angka stunting di Kalsel kini turun signifikan ke bawah 20 persen, lebih rendah dibandingkan data sebelumnya yang sempat mencapai 30 persen.

“Dulu waktu saya masih jadi Wakil Gubernur, angkanya 30 persen. Tapi setelah dicek langsung ke desa-desa, ternyata hasilnya jauh lebih rendah,” ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmen Pemprov Kalsel, Gubernur H. Muhidin menginstruksikan seluruh kepala daerah agar tidak hanya fokus pada laporan administratif, tetapi benar-benar memastikan program-program keluarga berjalan dan berdampak langsung ke masyarakat.

“Jangan sampai kita terlena dengan angka di meja, tapi tidak tahu kondisi di lapangan. Program harus nyata dan dirasakan masyarakat,” ujarnya tegas.

Peringatan puncak Harganas ke-32 ini juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial dan edukatif seperti pelayanan KB, edukasi parenting, serta pemberian penghargaan kepada kader keluarga berprestasi dari berbagai daerah.

Melalui semangat Harganas, Pemprov Kalsel berharap semakin banyak keluarga yang sadar akan peran penting mereka dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh menghadapi masa depan. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Ketua PAC PDI Perjuangan Angsana Soroti Debu Hitam, Minta Pemerintah dan Perusahaan Segera Bertindak

TANAH BUMBU – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Angsana, Pitoyo, meminta pemerintah...

67 SPBU Disanksi, Bang Dhin: Jangan Berhenti di Hukuman, Benahi Distribusi BBM

BANJARMASIN – Sanksi yang diberikan Pertamina terhadap 67 SPBU di Kalimantan Selatan...

Banggar DPRD Kalsel Desak Percepatan Belanja APBD, Bang Dhin: Keterlambatan Berpotensi Hambat Pembangunan Kalsel

BANJARMASIN – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin...

Bang Dhin Tegaskan Target PAD Harus Realistis untuk Mendorong Pembangunan Kalimantan Selatan

BANJARBARU – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin...