BANJARBARU – Di tengah diberlakukannya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di wilayah Kota Banjarbaru, Bar On The Street (BOTS), sebuah Gerakan Makan Gratis untuk pejuang nafkah jalanan kembali digelar.
Aksi yang diprakarsai oleh Sesama Movement ini dihelat Jumat (30/7) siang. Ini merupakan aksi kedua yang digelar setiap pekan Jumat di wilayah Banjarbaru dan sekitarnya.
PIC Program dan Media Sesama Movement Nadya, mengatakan jika di edisi kedua pihaknya melakukan penyesuaian. BOTS kali ini, tim relawan tak menyediakan layanan makan di tempat, termasuk peniadaan properti meja dan kursi seperti edisi pertama.
“Kita ketahui bahwa Kota Banjarbaru memberlakukan PPKM Level 4. Nah salah satu aturannya, yakni menghindari makan di tempat dan kerumunan. Untuk menghormati kebijakan ini kita putuskan aksi berbagi mengambil konsep take away atau dibawa pulang,” cerita Nadya.
Kendati demikian, konsep bar jalanan tetap dipertahankan. Pihaknya tetap menyediakan beberapa menu makanan langsung di lokasi aksi untuk diambil penerima manfaat yang memerlukan.
“Bedanya, penerima manfaat tidak menikmati makanan di meja dan kursi di lokasi. Untuk protokol kesehatan tetap kita upayakan, semisal menyediakan masker dan hand sanitizer,” tambahnya.
Dalam aksi itu, total ada puluhan makanan yang dibagikan. Selain menetap di titik aksi yang berlokasi di seberang Taman Bougenville Banjarbaru, edisi kedua juga menggelar sistem gerebek langsung.
“Jadi sebagian paket makan gratis itu kita serahkan langsung ke titik-titik dimana pejuang nafkah jalanan beraktivitas. Ada di persimpangan jalan, ada di bibir jalan dan beberapa tempat lain,” ungkapnya.
Ditambahkan oleh Project Leader Sesama Movement Muhammad Rifani, Gerakan Makan Gratis Bar On The Street akan kembali digelar Jumat depan. Aksi ini merupakan gerakan kolektif dan kolaboratif dari berbagai pihak.
Aksi adalah kolaborasi sejumlah usaha Coffee Shop di Banjarbaru yang bergabung dan berdonasi. Seperti Kedai Kopi Sanak, Tiga Mei Coffee, Ikigai Coffee. Selain coffee shop juga ada donasi dari kumpulan anak muda Berfaedah serta usaha jasa Suika Management.
Lantas apakah aksi donasi ini hanya terbatas untuk kalangan pelaku usaha kuliner? Rifani menjawab bahwa aksi kolektif ini bersifat terbuka. Artinya siapa saja yang mau berdonasi, baik pelaku usaha atau individu bisa berpartisipasi.
“Aksi kemarin beberapa juga dibantu oleh rekan-rekan. Jadi ini terbuka, kalau kawan-kawan secara personal ingin berpartisipasi atau berdonasi berapa saja tentu bisa. Mungkin bisa hubungi kita di akun instagram SesamaMovement, di sana sudah lengkap informasinya,” informasi Rifani. (*)
Narahubung:
+62 895 6059 47305 (Nadya)
sesamamovement@gmail.com

Leave a comment