RETORIKABANUA.ID, Balangan – Persoalan distribusi air bersih yang kerap tersendat serta kualitas layanan yang dinilai belum optimal menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Balangan. Komisi III DPRD Balangan menggelar rapat kerja bersama jajaran PT Air Minum Sanggam Balangan (AMSB) pada Selasa (20/1) untuk mengevaluasi kinerja perusahaan daerah tersebut.
Rapat yang berlangsung di Ruang Komisi III DPRD Balangan ini digelar sebagai tindak lanjut atas berbagai keluhan masyarakat terkait pasokan air bersih yang belum stabil.
Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafis Ansyari, menegaskan bahwa rapat tersebut merupakan bentuk respons DPRD terhadap aspirasi warga. Ia menekankan pentingnya perbaikan layanan, khususnya dalam pemanfaatan penyertaan modal daerah.
“Rapat ini kami lakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat. Kami ingin memastikan penyertaan modal daerah benar-benar digunakan untuk memperbaiki infrastruktur dan kualitas pelayanan air bersih,” ujar Hafis.
Dalam rapat tersebut, pihak PDAM menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi, baik dari sisi regulasi maupun teknis operasional, yang berdampak pada tersendatnya distribusi air ke pelanggan.
Menanggapi hal tersebut, Komisi III DPRD Balangan mendorong PDAM agar segera menyusun jadwal pelaksanaan program perbaikan secara jelas dan terukur. DPRD berharap langkah-langkah tersebut dapat mulai dijalankan dalam waktu dekat agar distribusi air bersih ke masyarakat kembali lancar dan memenuhi standar kualitas.
Melalui evaluasi ini, DPRD Balangan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan pelayanan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat. (asr)


