KANDANGAN – Hampir 2 tahun pembelajaran jarak jauh dilaksanakan sangat jauh dari kata sempurna. Permasalahan yang terjadi di masyarakat seperti tidak adanya gawai yang dimiliki setiap siswa menjadi beban yang sangat berat. Tetapi pandemi Covid-19 membuat untuk terus mengupayakan secara maksimal program-program yang telah ditentukan oleh pemerintah.
Oleh karenanya, Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) melaksanakan program pendampingan kerja mutu sekolah dasar, berkerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Program ini bertujuan untuk melaksanakan kegiatan kejar mutu.
Program yang dilaksanakan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat tersebut dibuka secara resmi Direktur SD Kemendikbudriatek secara virtual di aula Dinas Pendidikan HSS, Rabu (18/8).
Sekretaris Umum PP IPNU Mufarrihul Hazin menyampaikan, program ini merupakan tahun kedua IPNU bersama Kemendikbudristek RI melaksanakan program kejar mutu.
“Jika tahun pertama kita melaksanakan di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan dan tahun ini kami percayai untuk melaksanakan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan dan Dompu, Nusa Tenggara Barat,” kata Mufarrihul Hazin.
Ia menambahkan, dalam pelaksanaannya tentu membutuhkan dukungan, baik dari dinas pendidikan maupun kepada kepala sekolah masing-masing.
“Keberhasilan dalam program ini tentu saja menjadi sukses buat Hulu Sungai Selatan,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan HSS Hj Siti Erma mengharapkan program tersebut dapat terlaksana dengan baik dan tuntas.
“Kami harapkan program ini terlaksana sampai dengan selesai, tanpa ada hambatan. Sehingga memberikan hasil yang kita harapkan,” ujarnya.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) HSS Dr Dini Mahdiny menyampaikan rasa syukur dengan adanya program pendampingan kerja mutu tersebut dan dapat menjadi percontohan untuk pendidikan yang lebih baik.
“Kami merasa bersyukur bahwa kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten HSS. Permasalahan siswa yang sudah tidak lagi datang ke sekolah menjadi permasalahan baru dan sangat mengkhawatirkan jika hal ini terjadi dalam waktu yang panjang,” ucapnya. (mid)


Leave a comment