BANJARMASINKALSELOLAHRAGASPORT

Banten Mundur, Kalsel Berpotensi Besar Jadi Tuan Rumah Pra PON Karate

520

BANJARMASIN – Kalimantan Selatan kini menjadi calon tunggal untuk menjadi tuan rumah pelaksana Pra PON cabang beladiri karate.

Kepastian ini didapat usai Banten yang sebelumnya juga mencalonkan diri sebagai tuan rumah, mundur dari proses bidding atau pemilihan.

Kabar mundurnya Banten ini disampaikan Ketua Komisi Binpres PB Forki, Ardy Ganggas, belum lama tadi.

Otomatis, Kalsel menjadi satu-satunya calon yang tersisa untuk menjadi penyelenggara babak kualifikasi PON karate.

Sinyal ini pun ditanggapi positif oleh Pengprov Federasi Karate-do Indonesia (FORKI) Kalsel.

Melalui Wakil Sekretarisnya, Budiono, FORKI Kalsel mengaku siap jika terpilih sebagai tuan rumah.

Kesiapan ini juga sudah mendapat lampu hijau dari pemerintah dari dalam hal ini Pemprov Kalsel.

“Kita komitmen dari awal untuk menjadi tuan rumah. Hal ini juga sudah mendapat dukungan pemerintah, kemaren venue yang kita usulkan juga sudah disurvey oleh tim PB Forki” ucapnya.

Pada pengajuan sebagai tuan rumah Pra PON, Kalsel mengusulkan venue pelaksanaan di GOR Rudi Resnawan Banjarbaru.

Selain memiliki standar fasilitas yang cukup bagus, GOR Rudi Resnawan juga sebelumnya sudah pernah menjadi tempat dilaksanakannya pertandingan Pra PON cabang kempo.

Meski demikian, hingga saat ini Pengprov FORKI Kalsel masih belum menerima pemberitahuan terkait penunjukan tuan rumah.

“Kalau surat resmi belum kita terima” tungkas Budi yang juga merupakan Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel ini.

Sementara itu, penetapan tuan rumah pelaksanaan Pra PON itu nantinya akan dilakukan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB FORKI, di Jakarta yang rencananya akan dilaksanakan Februari ini.

Berdasarkan nomor pertandingan yang akan dipertandingkan dalam babak kualifikasi nantinya yakni ada 17 nomor, sama seperti nomor pada saat PON Papua lalu.

Di Pra PON nantinya hanya aka nada sepuluh besar atlet yang lolos ke PON Aceh Sumut, ditambah 2 atlet dari tuan rumah pelaksana, sehingga dalam setiap kelasnya akan 12 atlet yang bertanding.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Red Camp 2026, PDI Perjuangan Kalsel Perkuat Ideologi Kader dan Semangat Kebangsaan

TANAH LAUT – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan...

Bang Dhin: Pramuka dan Pemuda Kalsel Harus Jadi Pelaku Utama di Era Digital

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P.,...

DPRD Kalsel Perkuat Sinergi Pembangunan di Hari Jadi ke-76

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – DPRD Kalsel menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari...

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK Pesan Bintara Baru TNI AD Jaga Profesionalisme

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan...