RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Pemerintah Kota Banjarbaru kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Erna Lisa Halaby, Banjarbaru meraih Penghargaan Terbaik II Kinerja Penyerapan Transfer ke Daerah (TKD) Tertinggi Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan diserahkan langsung kepada Wali Kota Lisa saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan Sumber Dana APBN Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (12/2).
Wali Kota Lisa menekankan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran perangkat daerah, serta sinergi yang solid dengan pemerintah pusat dan provinsi.
“Melalui Rakor ini, koordinasi antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota semakin solid. Pelaksanaan program pembangunan yang bersumber dari APBN dapat berjalan efektif, tepat sasaran dan berkelanjutan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Banjarbaru,” ujarnya.
Transfer ke Daerah (TKD) merupakan instrumen fiskal utama pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan di daerah, meliputi Dana Alokasi Umum (DAU) fisik dan nonfisik, Dana Bagi Hasil (DBH), serta Dana Desa. Kecepatan dan ketepatan penyalurannya menentukan kelancaran program pembangunan dan kualitas pelayanan publik.
Penghargaan kinerja penyerapan TKD tertinggi diberikan kepada daerah yang memenuhi sejumlah indikator ketat, termasuk:
-
Ketepatan waktu pemenuhan persyaratan penyaluran
-
Percepatan realisasi belanja daerah
-
Kualitas pelaporan dan konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan anggaran
-
Akuntabilitas dan kesesuaian penggunaan anggaran
Prestasi ini menegaskan komitmen Pemkot Banjarbaru dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan dan profesional. Pemerintah Kota Banjarbaru akan terus mendorong percepatan belanja pada sektor prioritas, seperti:
-
Infrastruktur dasar
-
Pendidikan
-
Kesehatan
-
Peningkatan kualitas layanan publik
Dengan pencapaian ini, Banjarbaru menunjukkan kemampuannya sebagai daerah yang adaptif, responsif dan berorientasi pada hasil dalam mengelola sumber daya fiskal untuk kesejahteraan masyarakat. (ms)
