BANJARBARUHUKUMKALSELPEMERINTAHAN

Bahas RAPBD 2024 Secara Menyeluruh, Ketua DPRD Banjarbaru: Kami Siap

312

BANJARBARU – Ketua DPRD Banjarbaru, Fadliansyah mengatakan pembahasan rancangan APBD tahun 2024 akan dibahas menyeluruh oleh seluruh anggota dewan bersama tim pemerintah kota setempat.

“Pembahasan rancangan APBD akan dilakukan menyeluruh dan kami siap fokus membahas berbagai program yang direncanakan pemkot selama satu tahun ke depan,” ucap Fadliansyah, Minggu (10/9).

Menurut Fadliansyah, pembahasan menyeluruh dan mendalam akan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana manfaat program terhadap kepentingan masyarakat yang tentu harus lebih diprioritaskan.

Pihaknya sepakat bersama seluruh anggota DPRD siap mendukung program yang sudah direncanakan pemkot sesuai dengan kebutuhan dan bukan keinginan agar hasilnya dirasakan masyarakat.

“Program yang kami dukung selain sesuai skala prioritas juga sejalan dengan kebutuhan dan manfaat yang dirasakan masyarakat. Bukan hanya program yang disusun sesuai keinginan,” ungkapnya.

Dikatakannya, program yang didukung seperti pembangunan infrastruktur baik jalan dan jembatan, fasilitas air bersih termasuk program pendidikan dan kesehatan yang harus dipenuhi pemerintah demi masyarakat.

“Program yang berpihak terhadap masyarakat tentu kami dukung dan diharapkan terealisasi sesuai apa yang direncanakan sehingga seluruh hasil dirasakan masyarakat,” ujar Ketua Rumah Dewan Banjarbaru itu.

Sebelumnya, Wali Kota Banjarbaru Muhammad Aditya Mufti Ariffin menyampaikan rancangan APBD tahun 2024 pada rapat paripurna yang terdiri dari pendapatan dan belanja selama satu tahun ke depan.

“Belanja daerah tahun 2024 dalam rancangan APBD diproyeksi sebesar Rp1,3 triliun yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal dan belanja tidak terduga,” ujar Aditya, Sabtu malam.

Sementara, dari sisi pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,2 triliun yang terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp329,3 miliar dan pendapatan transfer pemerintah pusat sebesar Rp962,8 miliar.

“Proyeksi pendapatan dan belanja daerah itu terjadi selisih sehingga menyebabkan defisit anggaran sebesar Rp90,7 miliar yang ditutupi dengan Silpa, dana cadangan daerah dan pembiayaan,” kata Aditya.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

DPRD Tanah Bumbu Perjuangkan Aspirasi Warga Sebamban Baru

TANAH BUMBU – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menindaklanjuti aspirasi warga Desa Sebamban...

Ketimpangan Kalsel Naik, Bang Dhin Dorong Pemerataan Ekonomi Lebih Dirasakan Masyarakat

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin, S.E.,...

Gerakan Sapa Literasi, Pemko Banjarbaru Perkuat Benteng Generasi Muda dari Narkoba

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Literasi kini tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan memahami...

Bang Dhin Dorong Perbaikan Data Desil agar Bansos Tepat Sasaran

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin,...