BANJARMASIN – Banjir rob atau air pasang kembali terjadi di Banjarmasin. Sejumlah titik di pesisir sungai di Banjarmasin tergenang dengan ketinggian bervariasi, Sabtu (21/5) siang.
Banjarmasin Barat dan dan sebagian Banjarmasin Selatan menjadi wilayah yang paling terdampak.
Seperti di Kelurahan Kuin Cerucuk, ketinggian air bahkan mencapai lutut orang dewasa.
“Kalau pasang begini bisa mencapai 45 cm, capai lutut orang dewasa, gorong-gorong tidak berfungsi,” ucap Sugiarto, warga Gang Abdussamad, Kuin Cerucuk.
Kondisi seperti ini, menurutnya, sedikit menganggu aktifitas warga, pasalnya tak jarang mereka harus mengalami kemogokan sepeda motor saat air pasang.
Berdasarkan tinjauan BPBD Kota Banjarmasin, titik tertinggi air pasang ini berada di kawasan Tunas Baru, Jafri Zam-zam, Banjarmasin Barat
“Pada pukul dua tadi titik tertinggi air pasang di Tunas Baru, sekitar 60 cm,” terang Komandan Regu 3 BPBD Kota Banjarmason, Ahmad Jailani.
Selama sebulan terakhir ini menjadi air pasang tertinggi yang terjadi di Kota Banjarmasin.
“Ini siklus air pasang atau banjir rob, jadi bulan ini yang tertinggi,” tambahnya.
Pihak BPBD mengimbau agar warga Kota Banjarmasin tetap berhati-hati di tengah kondisi air pasang, terlebih bagi warga pesisir sungai, apalagi dari gangguan atau serangan hewan melata. (nn)

Leave a comment