OLAHRAGA-Panen medali emas didapat kontingen NPC Kalimantan Selatan di ajang Pekan Paralimpik Nasional XVI Papua, Selasa (9/11) siang.
Tak tanggung, paralimpian Kalsel menyabet sedikitnya sembilan medali emas.
Kesembilan emas tersebut datang dari cabang olahraga wajah lama seperti renang, atletik, tenis meja, serta panahan
Namun ada pula medali emas yang disumbang cabang olahraga anyar seperti judo blind.
Ada capaian tersebut, prestasi membanggakan juga diraih dua orang swimmer banua.
Selain meraih medali emas, mereka juga memecahkan rekor saat di Peparnas Jawa Barat, 2016 lalu.
Yaitu Mulyadi yang turun di nomor 100 meter gaya dada klasifikasi S6 mampu mencatatkan waktu 40,49 detik. Hasil ini mengalahkan limit waktu tercepat saat Peparnas Jabar milik Toif Fauzi yang mencatatkan waktu 1 menit 48,58 detik.
Selain Mulyadi, Norlatifah juga sukses membuat rekor baru di nomor 50 meter gaya punggung klasifikasi S9. Latifah mencatatkan waktu 43,83 detik mengalahkan rekor nasional milik Laura Aurelia Dinda yang hanya mencatatkan waktu 44,37 detik.
Menurut pelatih renang NPC Kalsel, Djuhrianoor, kesuksesan keduanya buah dari latihan keras.
“Saat latihan, keduanya memiliki disiplin tinggi” ucap lelaki yang akrab disapa Ateng tersebut.
Sementara itu, Ateng menambahkan jika cabang renang masih menyisakan sebelas nomor pertandingan hingga 13 November mendatang. (nn)


Leave a comment