BANJARMASIN – Kalsel optimis menatap Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua, Oktober mendatang. Bahkan, sejumlah cabang olahraga sudah akan bertanding pada 26 September mendatang.
Namun, kekecewaan kembali datang dari Koni Kalsel. Melalui Kepala Bidang Bina Prestasi Gusti Perdana Kesuma, komite ini masih menyayangkan anggaran keberangkatan yang hingga kini belum ada realisasi.
Menurut informasi yang dia dapatkan, anggaran baru bisa dicairkan justru setelah pelaksanaan PON Papua berakhir.
“Keberangkatan kita biaya dari Ketum dulu. Karena anggaran perubahan belum cair. Dijadwalkan pengetukan anggaran perubahan tanggal 8 Oktober. Kemungkinan cairnya sekitar 20 Oktober dan itu PON sudah berakhir,” katanya, Kamis (17/9).
Meski demikian, dengan kondisi serba keterbatasan, Koni Kalsel tetap optimistis dengan target 14 medali emas yang diusung. Koni juga berjanji akan memaksimalkan segala sesuatu yang ada untuk menunjang prestasi atlet di PON nantinya.
“Target memang 14 emas, akan kami maksimalkan, walau akhir-akhir ini serba keterbatasan,” imbuh lelaki yang akrab disapa Dana itu.
Sebelumnya, diketahui Tim Anggaran Pemprov Kalsel dengan Badan Anggaran DPRD Kalsel menyepakati Rp 10 miliar untuk dana keberangkatan ke PON Papua. Alokasinya dimasukkan pada anggaran perubahan tahun 2021. (nn)



Leave a comment