BANJARBARU – Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono bersilaturahmi dan perkenalan dengan pengurus MKKS SMP/MTs, Senin (19/7).
Tampak Ketua Pengurus MKKS SMP/MTs Kota Banjarbaru Undi Sukarya beserta para anggota lainnya.
Undi Sukarya menyampaikan, SMP Negeri di Banjarbaru ada 14, swasta sebanyak 11, terdiri dari SMP Islam terpadu 9, SMP Kristen 2 dan MTs 14.

Terkait PTM (Pembelajaranp Tatap Muka) terbatas di sekolah-sekolah yang ditunda, ia mengaku sudah mendapat penjelasan melalui video Wali Kota Banjarbaru. Namun, banyak orang tua yang mungkin tidak mendapatkan langsung informasi itu.
Sementara itu, pihak sekolah telah dilakukan supervisi dan dicek kesiapan untuk PTM. “Namun kami belum dapat laporan ataupun informasi balik dari Satgas Covid-19, apakah sekolah dinyatakan betul-betul memenuhi syarat-syarat untuk PTM atau tidak,” ujarnya.
Jika tidak, maka sekolah bisa mempersiapkan kembali apa-apa yang kurang, sehingga dapat memenuhi persyaratan.
Undi Sukarya mengharapkan kepada satgas covid dapat mengecek juga MTs yang ada di Banjarbaru dalam rangka kesiapannya terkait PTM.
Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono menyambut baik kedatangan pengurus MKKS SMP/MTs dalam rangka silaturahmi dan juga perkenalan dengan dirinya.
Terkait PTM, Wartono terlebih dulu mendiskusikannya dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan berkoordinasi, serta meminta masukan dari Forkopimda.
“Soalnya kita tidak ingin nantinya ada kluster baru di dunia pendidikan dan keluarga. Karena itu, kita juga harus hati-hati dan bijak dalam mengambil setiap keputusan terkait PTM,” tegasnya. (syl)



Leave a comment