BANJARMASINPemko Banjarmasin

500 Peserta Ramaikan Baayun Maulid di Banjarmasin

17

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Sebanyak 500 peserta mengikuti Tradisi Baayun Maulid yang digelar Pemerintah Kota Banjarmasin di halaman Masjid Bersejarah Sultan Suriansyah, Minggu (6/9).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tradisi Baayun Maulid merupakan warisan budaya masyarakat Banjar yang telah dilaksanakan secara turun-temurun. Dalam prosesi ini, anak ditempatkan di dalam ayunan dan diayun oleh orang tua atau keluarga sambil diiringi pembacaan Al-Qur’an, salawat dan doa.

Kegiatan dibuka Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda dan dihadiri unsur Forkopimda, para kepala SKPD, serta jajaran terkait di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Ananda mengatakan, pelaksanaan Baayun Maulid tahun ini memiliki makna tersendiri karena digelar menjelang peringatan 500 tahun Kota Banjarmasin.

“Alhamdulillah hari ini perayaan Baayun Maulid bertepatan di bulan kita akan memperingati 500 tahun Kota Banjarmasin. Harapannya ke depan Masjid Sultan Suriansyah ini menjadi ikon, bukan hanya ikon Banjarmasin, tetapi ikon Kalimantan Selatan, Kalimantan bahkan Indonesia,” ujarnya.

Menurut Ananda, Masjid Sultan Suriansyah memiliki nilai sejarah penting bagi Banjarmasin. Masjid tersebut menjadi salah satu bagian dari sejarah awal kota, termasuk perkembangan Islam di wilayah Banjarmasin.

Karena itu, ia berharap Tradisi Baayun Maulid terus dikembangkan dan dapat masuk dalam kalender kegiatan wisata dan budaya, tidak hanya di tingkat kota, tetapi hingga nasional.

“Kita berharap juga Baayun Maulid ini menjadi kalender event, bukan hanya Kota Banjarmasin, tapi mudah-mudahan menjadi kalender event Indonesia,” katanya.

Pemkot Banjarmasin juga berencana meningkatkan fasilitas pendukung di kawasan masjid. Salah satunya penambahan tempat wudu, toilet dan kamar mandi.

“Sudah kita sampaikan, insyaallah akan dianggarkan, paling lambat tahun depan insyaallah penambahan tempat wudu, WC dan kamar mandi,” jelas Ananda.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, menjelaskan angka 500 peserta sengaja disesuaikan dengan momentum 500 tahun Kota Banjarmasin.

“Untuk Baayun Maulid tahun ini diikuti oleh 500 peserta. Jadi 500 peserta yang disiapkan slot oleh kepanitiaan Masjid Sultan Suriansyah. Kebetulan juga di ulang tahun Kota Banjarmasin di bulan September, dan 500 itu bagian daripada 500 tahun Kota Banjarmasin,” terangnya.

Peserta merupakan warga Kota Banjarmasin yang ditentukan melalui koordinasi antara panitia, kecamatan, dan unsur terkait. Untuk mengikuti kegiatan tersebut, peserta tidak dikenakan biaya.

Sabil menilai Baayun Maulid memiliki nilai budaya dan sejarah yang kuat sehingga terbuka peluang untuk dikembangkan menjadi agenda yang lebih besar.

“Ini suatu kebudayaan, kebudayaan dari turun-temurun sebenarnya. Baayun Maulid adalah bagian daripada tradisi mengungkapkan rasa kebahagiaan akan munculnya Islam yang ada di Kalimantan,” jelasnya.

Untuk pengembangan ke depan, Disbudporapar akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Hal ini mengingat Masjid Sultan Suriansyah juga berada dalam kewenangan pemerintah provinsi.

Sabil mengakui jumlah peserta tahun ini masih terbatas karena menyesuaikan kapasitas lokasi. Pemkot Banjarmasin berencana mengevaluasi pelaksanaan agar jumlah peserta dapat ditambah pada tahun berikutnya.

“Kami mengucapkan pertama terima kasih dan mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kota Banjarmasin. Kami tidak bisa di tahun ini memfloating sesuai dengan kehendak karena keterbatasan tempat. Tahun depan nanti akan kami pikirkan lagi supaya dapat diperbanyak lagi pesertanya,” pungkasnya.

Related Articles

BWS Hidupkan Kembali Sungai Pekapuran Setelah 20 Tahun

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Setelah sekitar dua dekade tidak dikeruk, Sungai Pekapuran atau...

Bang Dhin Dorong Percepatan Pemerataan Dokter Puskesmas di Kalsel, Kotabaru Jadi Prioritas

BANJARMASIN – Ketersediaan dokter di Puskesmas menjadi perhatian serius Anggota Komisi IV...

Banjarmasin Raih Dua Terbaik I, Bawa Pulang Rp. 2 Miliar dan 300 Bedah Rumah

RETORIKABANUA.ID, Balikapapan – Pemerintah Kota Banjarmasin meraih dua penghargaan Terbaik I dalam...

Wali Kota Banjarmasin Bidik 500 Sertifikat Halal dan 500 KUR untuk UMKM

RETORIKABANUA.ID, Jakarta – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil...