RETORIKABANUA.ID, Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui RSUD Datu Kandang Haji terus memperkuat pelayanan publik yang prima dan inovatif. Salah satunya melalui inovasi BERJABAT TANGAN (Berjalan-Jalan Pengantaran Obat ke Pelanggan) yang memungkinkan obat pasien rawat jalan diantarkan langsung ke rumah secara gratis.
Inovasi yang dikembangkan dr. Shindu Buana ini merupakan layanan publik non-digital yang dirancang untuk mengatasi antrean pengambilan obat di depo farmasi sekaligus memberikan kemudahan bagi pasien, khususnya kelompok rentan.
“Program ini selaras dengan misi Pemerintah Daerah terkait pengobatan gratis melalui skema Universal Health Coverage (UHC). Secara khusus, layanan pengantaran ini memprioritaskan kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, serta pasien kronis pada Poli Penyakit Dalam dan Poli Syaraf,” ujarnya, Kamis (20/8).
Melalui BERJABAT TANGAN, pasien tidak perlu menunggu lama di rumah sakit setelah menyerahkan resep. Obat diantar secara terjadwal pada hari yang sama tanpa dipungut biaya.
Selain memangkas waktu tunggu, inovasi ini juga membantu mengurangi kepadatan di ruang tunggu farmasi. Pasien yang menggunakan layanan pengantaran bahkan tidak perlu menunggu obat di rumah sakit, sementara antrean pasien lainnya menjadi lebih cepat terurai.
Dampak positif juga terlihat dari menurunnya keluhan masyarakat. Pasien dapat beristirahat di rumah dan lebih fokus menerima edukasi dari petugas mengenai jenis obat, dosis, efek samping, hingga cara penggunaannya.
Dengan hadirnya BERJABAT TANGAN, Pemkab Balangan menunjukkan bahwa inovasi pelayanan tidak selalu harus berbasis digital. Perbaikan sederhana yang langsung menjawab kebutuhan masyarakat dapat memberikan dampak nyata terhadap efektivitas pelayanan dan kepuasan pasien.
Inovasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Balangan memperkuat kualitas pelayanan kesehatan, pembangunan sumber daya manusia, serta peningkatan indeks inovasi daerah. (mc)
