RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru resmi meluncurkan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, program inovasi Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, untuk seluruh madrasah dan Raudhatul Athfal (RA) di Kota Banjarbaru. Program ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter melalui nilai kasih sayang dalam proses pembelajaran.
Peluncuran dilakukan Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, di MTs Ulumul Qur’an Al Madani, Jalan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Selasa (21/7).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru beserta jajaran, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Selatan, Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kalimantan Selatan, Kepala Balai Bahasa Kalimantan Selatan, kepala perangkat daerah terkait, serta para kepala RA, MI, MTs dan MA se-Kota Banjarbaru.
Dalam sambutannya, Wali Kota Lisa mengapresiasi Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru yang menginisiasi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di daerah. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis untuk mendorong transformasi pendidikan madrasah yang lebih inklusif, humanis dan berlandaskan nilai kasih sayang.
“Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, melainkan proses memanusiakan manusia. Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk meluncurkan sebuah kurikulum, tetapi juga meletakkan fondasi peradaban yang dibangun di atas rasa kasih sayang,” ujarnya.
Lisa berharap Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya diterapkan dalam pembelajaran, tetapi juga menjadi budaya di lingkungan pendidikan. Dengan dukungan seluruh tenaga pendidik, ia optimistis program tersebut dapat melahirkan generasi yang matang secara emosional, spiritual dan sosial.
Pada kesempatan yang sama, Pemkot Banjarbaru dan Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru juga menandatangani nota kesepakatan (MoU) untuk menghadirkan inovasi layanan publik PELAMINAN (Pelayanan Administrasi Kependudukan Pernikahan).
Melalui kerja sama tersebut, masyarakat yang melangsungkan pernikahan akan memperoleh kemudahan dalam pengurusan administrasi secara terpadu, mulai dari pencatatan pernikahan, penerbitan buku nikah, hingga pembaruan KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK).
“Semoga kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mempermudah akses pelayanan, serta menjadi langkah bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin cepat, tepat dan terpadu di Kota Banjarbaru,” kata Lisa.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di seluruh madrasah dan RA di Kota Banjarbaru. (mc)


