KALSELPemprov Kalsel

Gubernur Pemprov Kalsel, H. Muhidin Resmikan Layanan Bank Devisa Bank Kalsel

16

 RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, resmi meluncurkan operasional Layanan Bank Devisa Bank Kalsel di Lantai 3 Kantor Pusat Bank Kalsel, Banjarmasin, Senin (22/6).

Peresmian ditandai dengan hand screen bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Subhan Noor Yaumil yang juga Komisaris Utama Non-Independen Bank Kalsel, serta Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin.

Usai peresmian, Gubernur H. Muhidin menyampaikan apresiasi atas beroperasinya layanan Bank Devisa Bank Kalsel. Menurutnya, status baru tersebut menjadi langkah besar bagi Bank Kalsel dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat dan dunia usaha.

Dengan status sebagai bank devisa, Bank Kalsel kini memiliki izin resmi untuk melayani berbagai transaksi keuangan internasional menggunakan mata uang asing.

“Saya mengimbau para pengusaha di Kalimantan Selatan, baik yang tergabung dalam HIPMI maupun Kadin, pelaku UMKM, serta masyarakat luas untuk memanfaatkan layanan Bank Kalsel dalam melakukan transaksi internasional,” ujar H. Muhidin.

Ia menjelaskan, berbagai layanan seperti transfer internasional, pembukaan rekening valuta asing, remitansi, hingga dukungan transaksi ekspor dan impor kini dapat dilakukan langsung melalui Bank Kalsel.

Menurut H. Muhidin, kehadiran layanan tersebut membuka akses keuangan internasional yang lebih mudah bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

“Apa yang selama ini harus dilakukan melalui bank di luar daerah, kini bisa dilayani langsung oleh bank milik daerah kita sendiri, Bank Kalsel,” katanya.

Ia menambahkan, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Bank Kalsel telah memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari tata kelola perusahaan, manajemen risiko, teknologi informasi, hingga kesiapan sumber daya manusia.

“Kita patut mengapresiasi kematangan kelembagaan dan tingkat kepercayaan yang berhasil diraih Bank Kalsel,” tambahnya.

Sebelum peluncuran, Gubernur H. Muhidin didampingi Subhan Noor Yaumil juga melakukan pembukaan rekening Bank Devisa Bank Kalsel sebagai bentuk dukungan terhadap layanan baru tersebut.

H. Muhidin kembali mengajak masyarakat, pelaku UMKM, dan dunia usaha untuk membuka rekening Bank Devisa Bank Kalsel agar dapat melakukan transaksi luar negeri dengan lebih mudah dan efisien.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin mengatakan, peluncuran layanan devisa menjadi tonggak sejarah baru bagi Bank Kalsel setelah melalui proses persiapan yang panjang.

“Ini merupakan keberhasilan bersama. Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan selaku pemegang saham pengendali, OJK, Bank Indonesia, Dewan Komisaris, jajaran direksi, serta seluruh pegawai Bank Kalsel yang telah mendukung proses ini hingga Bank Kalsel resmi menjadi bank devisa,” ujarnya.

Dengan status tersebut, Bank Kalsel kini dapat menyediakan berbagai layanan transaksi internasional, seperti tabungan, giro dan deposito valuta asing, jual beli valuta asing, pengiriman dan penerimaan dana internasional (remitansi), layanan bank notes, serta pengembangan layanan internasional lainnya secara bertahap.

Fachruddin menjelaskan, layanan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan berbagai kalangan, mulai dari pelaku usaha ekspor-impor, investor, jamaah umrah dan haji, pelajar di luar negeri, hingga masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi internasional.

“Kami ingin menghadirkan solusi keuangan yang efektif dan efisien bagi masyarakat. Kehadiran layanan devisa ini diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi yang semakin terhubung dengan pasar global,” katanya.

Ia menegaskan, predikat sebagai bank devisa bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

“Kepercayaan yang diberikan regulator dan masyarakat akan kami jawab melalui pelayanan yang profesional, tata kelola yang baik, pengelolaan risiko yang prudent, serta inovasi yang berkelanjutan,” tegasnya.

Ke depan, Bank Kalsel akan terus memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan kualitas layanan, mengembangkan produk sesuai kebutuhan nasabah, serta memperluas kerja sama dengan lembaga keuangan di dalam maupun luar negeri.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Kalsel berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi, perdagangan internasional dan penguatan daya saing pelaku usaha lokal.

“Kami berharap layanan Bank Devisa ini dapat membuka akses ekonomi Kalimantan Selatan ke pasar global. Sinergi antara pemerintah daerah, regulator, dunia usaha dan Bank Kalsel menjadi kunci untuk mewujudkan ekonomi Banua yang semakin kuat, modern dan kompetitif,” pungkas Fachruddin. (ap)

Related Articles

NTP Kalsel Naik, Bang Dhin Soroti Nelayan yang Masih Merugi

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, yang akrab...

DPRD Kalsel Perjuangkan Tuntutan Mahasiswa di DPR RI

RETORIKABANUA.ID, JAKARTA – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali mengawal aspirasi masyarakat...

Gubernur Pemprov Kalsel, H. Muhidin Buka MTQ XXXVII Kalsel di Marabahan

RETORIKABANUA.ID, BATOLA – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, secara resmi membuka Musabaqah...

Bang Dhin Buka Pagelaran Wayang Kulit Edisi Bulan Bung Karno di Desa Sidomulyo

TANAH BUMBU – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Anggota...