HULU SUNGAI UTARAPemkab Hulu Sungai Utara

Pemkab HSU Genjot Tanam Padi dan Optimalkan Lahan Rawa

83

RETORIKABANUA.ID, Amuntai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar tanam perdana Musim Tanam Kemarau 2026 di Desa Panawakan, Kecamatan Haur Gading, Selasa (19/5). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah rawa.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan berbagai bantuan untuk mendukung sektor pertanian, mulai dari benih padi, drone Brigade Pangan, boat traktor, hingga bantuan dari Bidang Tanaman Pangan DPKP Provinsi Kalimantan Selatan dengan total nilai mencapai Rp. 1,2 miliar.

Kepala Dinas Pertanian HSU, Haridi, menjelaskan bahwa Desa Panawakan memiliki enam kelompok tani yang sebelumnya telah melaksanakan panen pada Musim Tanam Musim Hujan 2026.

Ia berharap lahan pertanian di wilayah tersebut dapat kembali ditanami pada Musim Kemarau II maupun Musim Hujan berikutnya sehingga petani mampu melakukan tiga kali masa tanam dalam setahun.

Haridi juga menyampaikan, pada 2026 Kabupaten HSU memperoleh target luas tanam sebesar 17.712 hektare. Selain itu, pemerintah juga merencanakan program Cetak Sawah Rakyat seluas sekitar 300 hektare.

Untuk mendukung program swasembada pangan, pemerintah menyalurkan bantuan benih padi sebanyak 247.375 kilogram. Bantuan tersebut berasal dari APBD Kabupaten HSU sebanyak 43.600 kilogram, APBD Provinsi Kalimantan Selatan 10.625 kilogram dan APBN 193.150 kilogram.

“Bantuan benih ini diharapkan dapat meringankan beban petani dalam memenuhi kebutuhan sarana produksi pertanian,” ujar Haridi.

Sementara itu, Bupati HSU, Sahrujani menegaskan bahwa lahan rawa memiliki potensi besar sebagai penopang perekonomian daerah melalui pengembangan sektor pertanian dan perikanan.

Menurutnya, tantangan di lahan basah harus mampu diubah menjadi kekuatan ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ketahanan pangan tidak cukup hanya dengan slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata bersama petani, Brigade Pangan dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus menjaga ketahanan pangan di Banua.

Usai kegiatan, Sahrujani berdialog langsung dengan kelompok tani terkait berbagai persoalan di lapangan, mulai dari kebutuhan benih, kondisi irigasi, hingga kesiapan alat dan mesin pertanian untuk meningkatkan produksi.

Dalam diskusi tersebut, para petani berharap bantuan sarana produksi pertanian dapat terus ditingkatkan agar musim tanam berjalan optimal dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati HSU, unsur DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dan DPRD HSU, perwakilan Kementerian Pertanian RI, Forkopimda, kepala SKPD, camat, kepala desa, serta kelompok tani penerima bantuan benih. (MCHSU/mid)

Related Articles

TAPM HSU: BPD Harus Proaktif Pantau Data Stunting Desa

RETORIKABANUA.ID, AMUNTAI – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran strategis dalam mengawasi...

FDM HSU Gelar Pelatihan Demokrasi dan Kepemiluan untuk Generasi Muda

RETORIKABANUA.ID, AMUNTAI – Forum Demokrasi Milenial (FDM) Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar...

Kafilah HSU Tampil Percaya Diri di Hari Pertama MTQ Kalsel

RETORIKABANUA.ID, BATOLA – Hari pertama perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII...

DWP HSU Dorong Anggota Kelola Sampah Bernilai Ekonomi

RETORIKABANUA.ID, Amuntai – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Hulu Sungai Utara (HSU),...