RETORIKABANUA.ID, Rantau – Bupati Tapin, H. Yamani, secara resmi membuka kegiatan ekspos hasil evaluasi kelembagaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin, Selasa (3/3). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Tamasa Setda Tapin, Rantau.
Kegiatan ini dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah, para staf ahli bupati, para asisten, serta seluruh kepala SKPD. Evaluasi kelembagaan tersebut menjadi langkah penting untuk menata struktur organisasi perangkat daerah agar lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan.
Dalam sambutannya, Bupati H. Yamani menegaskan bahwa penataan kelembagaan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Evaluasi kelembagaan ini adalah keniscayaan. Kita harus memastikan struktur organisasi benar-benar sesuai dengan mandat urusan, beban kerja, serta arah pembangunan daerah,” tegasnya.
Menurutnya, perubahan regulasi serta meningkatnya tuntutan pelayanan publik menuntut pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan internal. Melalui evaluasi ini, diharapkan tercipta kesesuaian antara fungsi organisasi, ukuran kelembagaan, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.
Ekspos tersebut juga menjadi forum strategis untuk mengkaji tingkat kematangan organisasi dan pemetaan urusan pemerintahan. Selain itu, kegiatan ini digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan penyesuaian struktur organisasi agar lebih proporsional dan efektif.
Bupati Yamani menambahkan, hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun rekomendasi penataan kelembagaan sebelum ditetapkan sebagai kebijakan daerah.
“Kita ingin birokrasi yang profesional, responsif, efisien dan berdaya saing. Karena itu, saya mengajak seluruh pimpinan perangkat daerah untuk aktif memberikan masukan dan segera menindaklanjuti hasil verifikasi,” ujarnya.
Ia berharap langkah ini dapat memperjelas fungsi dan tata kerja perangkat daerah, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta mengoptimalkan sumber daya aparatur guna mendukung pencapaian pembangunan di Kabupaten Tapin secara berkelanjutan. (ki)


