RETORIKABANUA.ID, Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas penyusunan Masterplan Pembangunan Balangan Park. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Senin (22/1).
Penyusunan masterplan ini merupakan hasil kerja sama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), DPRD Kabupaten Balangan, serta perangkat daerah terkait. Kawasan Balangan Park direncanakan berlokasi di Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi.
Bupati Balangan, Abdul Hadi, mengatakan bahwa masterplan menjadi pedoman penting agar pembangunan Balangan Park dapat berjalan secara terencana, terukur dan berkelanjutan.
Menurutnya, pengembangan Balangan Park diarahkan untuk menjadikan Kabupaten Balangan sebagai destinasi kunjungan yang mampu mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta pengembangan fasilitas umum.
“Kita ingin Balangan menjadi daerah yang terbuka, ramai dikunjungi, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Abdul Hadi.
Sementara itu, narasumber dari LPPM ULM, Beta Pramita, menjelaskan bahwa pelaksanaan FGD bertujuan untuk menyerap berbagai masukan sekaligus mengukur kesiapan seluruh unsur terkait, baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Saat ini pembahasan masih bersifat internal. Setelah semua siap, rencana ini akan dipublikasikan dan diwujudkan bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan Balangan Park dirancang berlangsung selama delapan tahun, dengan tahap awal difokuskan pada proses pembebasan lahan. Dari sisi konsep, kawasan ini mengusung tema biodiversity yang menonjolkan kekayaan alam khas Kalimantan Selatan.
“Kami mengusulkan tagline Dari Balangan untuk Menjaga Dunia sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian alam,” tambahnya. (ms)

