BANJARMASIN – Siaran televisi (TV) analog segera migrasi ke digital. Pemerintah dalam waktu dekat akan melakukan uji coba. Banjarmasin salah satu dari 12 provinsi yang akan menjalani percobaan tahap pertama.
“Ada 12 kota ditahap pertama ini, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Medan, Banda Aceh, Samarinda, Tarakan, Serang dan Banjarmasin,” kata Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalsel Marliyana, Sabtu (6/2) siang.
Sesuai hasil rapat koordinasi, Yana menyebutkan uji coba tahap pertama dilakukan 29 Juni hingga 17 Agustus 2021.
Lantas apa yang harus disiapkan Lembaga Penyiaran Swasta (LPS), Lembaga Penyiaran Publik (LPP) maupun Lembaga Penyiaran Komunitas (LKP) agar siarannya tetap jalan?
Mereka bisa menyewa channel frekuensi kepada penyelenggara multipleksing atau biasa disebut MUX.
“Di Kalsel tersedia empat MUX, yakni milik TVRI, Trans, Metro dan Emtek,” katanya.
Migrasi dari teknologi analog ke digital merupakan amanat dari UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang mensyaratkan ASO sudah terealisasi tahun 2022 mendatang.
Soal tarif, sebenarnya sudah diatur pemerintah. Sesuai kualitas digital yang disediakan maupun biaya infrastruktur yang dikeluarkan pemilik MUX. Sebab masih ada yang belum rampung proses menghitung penetapan biaya sewa.
“Mudahan bisa mendapatkan harga standar yang tidak memberatkan televisi lokal,” ucapnya. (syl)



Leave a comment